{"id":3670,"date":"2022-04-07T19:47:57","date_gmt":"2022-04-07T11:47:57","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/04\/07\/e-hac-jadi-syarat-mudik-naik-pesawat-begini-panduannya\/"},"modified":"2022-04-07T19:47:57","modified_gmt":"2022-04-07T11:47:57","slug":"e-hac-jadi-syarat-mudik-naik-pesawat-begini-panduannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=3670","title":{"rendered":"E-HAC Jadi Syarat Mudik Naik Pesawat, Begini Panduannya"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p><strong>Jakarta, InfoMu.co \u2013<\/strong> Pengisian electronic Health Alert Card (e-HAC) menjadi sarat mudiikmenggunakan transportasi udara. Persyaratan ini merupakan tindak lanjut diterbitkannya Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 36 Tahun 2022 tentang Petunjuk Perjalanan Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Mulai Selasa (5\/4), mengisi e-HAC menjadi syarat yang harus dilakukan oleh para pemudik yang menggunakan transportasi udara. Kementerian Kesehatan melalui Digital Transformation Office (DTO) merilis informasi tata cara pengisian e-HAC di aplikasi PeduliLindungi\u00a0sebagai syarat perjalanan selama masa mudik lebaran tahun 2022.<\/p>\n<div class=\"picked-article\">\n<p>\u201cDalam pelaksanaanya, petugas di bandara akan memeriksa kelayakan perjalanan melalui e-HAC atau yang telah diisi oleh para pemudik sehari sebelum tanggal keberangkatan atau sebelum melakukan <em>check-in,<\/em>\u201d kata Chief of DTO Kemenkes RI, Setiaji, Kamis (7\/4).<\/p>\n<\/div>\n<p>Adapun syarat yang harus dipenuhi pemudik untuk memperoleh status kelayakan terbang antara lain:<\/p>\n<p>1. Pemudik dengan jenis moda transportasi udara yang telah melakukan vaksinasi dosis ketiga (<em>booster<\/em>) tidak diwajibkan untuk melakukan tes, baik antigen maupun RT-PCR untuk memenuhi syarat kelayakan terbang. E-HAC akan menilai kelayakan terbang berdasarkan hasil tes tersebut.<\/p>\n<p>2. Pemudik yang sudah melakukan vaksinasi primer hingga dosis kedua, diwajibkan untuk melengkapi syarat mudik dengan keterangan hasil negatif tes antigen maksimal 1\u00d724 jam atau tes RT-PCR maksimal 3\u00d724 jam sebelum keberangkatan.<\/p>\n<p>3. Pemudik yang baru vaksinasi satu kali, diwajibkan untuk menunjukkan dokumen hasil tes RT-PCR maksimal 3\u00d724 jam sebelum keberangkatan.<\/p>\n<p>4. Pemudik dengan komorbid (penyakit penyerta) yang tidak dapat melakukan vaksinasi harus menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil tes RT-PCR maksimal 3\u00d724 jam.<\/p>\n<p>Aturan pengisian e-HAC ini tidak diwajibkan bagi anak berusia enam tahun ke bawah yang dibebaskan dari syarat vaksinasi dan tidak wajib melakukan tes antigen atau RT-PCR sebagai syarat perjalanan. Setiaji mengatakan, ke depan, pemberlakukan pengisian e-HAC sebagai syarat mudik akan berlaku pada seluruh moda transportasi.<\/p>\n<p>\u201cSelain perjalanan udara, aturan pengisian e-HAC juga direncanakan jadi syarat untuk bepergian dengan transportasi darat dan laut pada masa mudik hingga libur lebaran. Hal ini yang akan diberlakukan setelah dirjen di kementerian terkait mengeluarkan surat edaran yang mengatur hal tersebut,\u201d ujar Setiaji.<\/p>\n<p>Setiaji berharap dengan diterapkan syarat pengisian e-HAC selama masa mudik dan libur lebaran ini dapat mempermudah masyarakat dan petugas di lapangan dalam menjalani proses pengecekan kelayakan perjalanan. \u201cSyarat pengisian e-HAC ini ditujukan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses pengecekan kelayakan perjalanan oleh petugas, sehingga tidak ada penumpukan antrean penumpang saat pemeriksaan,\u201d ujar Setiaji.<\/p>\n<p>Berikut panduan mengisi e-HAC di aplikasi \u00a0PeduliLindungi bagi pelaku perjalanan domestik pengguna transportasi udara:<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>1. Unduh aplikasi PeduliLindungi\u00a0versi terbaru<\/p>\n<p>2. Buat akun baru atau\u00a0<em>log in<\/em>\u00a0bila telah memiliki akun\u00a0PeduliLindungi<\/p>\n<p>3. Klik fitur \u201ce-HAC\u201d, lalu pilih \u201cBuat e-HAC\u201d<\/p>\n<p>4. Pilih \u201cDomestik\u201d untuk pelaku perjalanan dalam negeri<\/p>\n<p>5. Pilih sarana perjalanan \u201cUdara\u201d<\/p>\n<p>6. Pilih tanggal dan isi nomor penerbangan<\/p>\n<p>7. Jika nomor penerbangan tidak ditemukan, isi data penerbangan secara manual dengan memilih nama maskapai, bandara keberangkatan dan tujuan<\/p>\n<p>8. Pastikan informasi sesuai, lalu klik \u201cLanjutkan\u201d<\/p>\n<p>9. Isi \u201cData Personal\u201d, dapat diisi maksimal empat orang sekaligus<\/p>\n<p>10. Selanjutnya Anda dapat mengecek kelayakan terbang. Bila dinyatakan \u2018layak untuk terbang\u2019, pilih simpan informasi yang telah Anda isi sebelumnya.<\/p>\n<p>11. Setelah itu, pilih \u201cKonfirmasi\u201d dan selesai.<\/p>\n<p>Bila pelaku perjalanan mendapatkan status \u2018tidak layak terbang\u2019, validasi manual dapat dilakukan dengan menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil tes antigen atau RT-PCR di PeduliLindungi<em>\u00a0<\/em>atau dokumen fisik ke petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara. (rep)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/infomu.co\/e-hac-jadi-syarat-mudik-naik-pesawat-begini-panduannya\/\">sumber berita dari infomu.co<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, InfoMu.co \u2013 Pengisian electronic Health Alert Card (e-HAC) menjadi sarat mudiikmenggunakan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=3670\" title=\"E-HAC Jadi Syarat Mudik Naik Pesawat, Begini Panduannya\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3671,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2314],"class_list":["post-3670","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2314,"user_id":9,"is_guest":0,"slug":"infomu","display_name":"Infomu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20a1c6136139a776494236406eb4515022f20942b676f8116da8454f72d3025f?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Infomu","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3670"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3670\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3670"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=3670"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=3670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}