{"id":41178,"date":"2026-05-25T16:31:51","date_gmt":"2026-05-25T08:31:51","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/?p=41178"},"modified":"2026-05-25T16:31:51","modified_gmt":"2026-05-25T08:31:51","slug":"ustadz-soedjono-kupas-rahasia-keluarga-sakinah-ala-nabi-ibrahim-di-pengajian-ahad-pagi-muhammadiyah-cerme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=41178","title":{"rendered":"Ustadz Soedjono Kupas Rahasia Keluarga Sakinah ala Nabi Ibrahim di Pengajian Ahad Pagi Muhammadiyah Cerme"},"content":{"rendered":"<p>Halaman Perguruan Muhammadiyah Cerme, Kabupaten Gresik, dipadati ratusan jamaah sejak Ahad pagi, 24 Mei 2026. Mereka datang bukan hanya untuk mengikuti Pengajian Ahad Pagi yang rutin digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cerme, tetapi juga untuk menyimak tausiyah penuh hikmah dari dai yang dikenal dengan gaya dakwah jenaka dan membumi, Badrus Soedjono.<\/p>\n<p>Dengan balutan batik khas nusantara yang menjadi ciri penampilannya, Soedjono langsung mencairkan suasana sejak awal kajian. \u201cBatik itu singkatannya Bikin Aku Tampil Istimewa dan Keren,\u201d ujarnya, disambut tawa hangat jamaah yang memadati lokasi pengajian.<\/p>\n<p>Namun di balik gaya ceramah yang ringan dan penuh parikan khas Jawa, Soedjono menyampaikan pesan serius tentang pentingnya membangun keluarga sakinah di tengah tantangan zaman digital. Dalam kajian bertema <em>\u201cMembentuk Keluarga Sakinah ala Nabi Ibrahim\u201d<\/em>, ia mengajak jamaah meneladani ketangguhan keluarga Nabi Ibrahim AS sebagai fondasi pendidikan keluarga Muslim.<\/p>\n<p>Menurutnya, Nabi Ibrahim bukan hanya dikenal sebagai Khalilullah atau kekasih Allah, tetapi juga <em>Abul Anbiya<\/em>, bapak para nabi, yang berhasil mendidik putra-putranya menjadi pribadi saleh dan pemimpin umat.<\/p>\n<p>\u201cKesuksesan keluarga Nabi Ibrahim tidak dibangun secara instan. Ada pondasi aqidah, ibadah, komunikasi, dan akhlak yang terus dijaga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Soedjono kemudian memaparkan empat pilar utama dalam membentuk keluarga sakinah.<\/p>\n<p><strong>Pondasi Aqidah Menjadi Dasar Utama<\/strong><\/p>\n<p>Pilar pertama yang ditekankan ialah penguatan aqidah atau tauhid dalam keluarga. Ia mengibaratkan aqidah sebagai pondasi rumah yang menentukan kokoh atau rapuhnya bangunan kehidupan.<\/p>\n<p>\u201cKalau pondasinya kuat, diterpa badai apa pun tidak mudah roboh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW menghabiskan 13 tahun pertama dakwah di Makkah untuk menguatkan tauhid umat. Karena itu, menurutnya, pendidikan anak harus dimulai dari mengenalkan sifat-sifat Allah dengan pendekatan kasih sayang.<\/p>\n<p>\u201cAjak anak shalat dengan cinta. Katakan bahwa shalat membuat kita dekat dengan Allah dan masuk surga-Nya,\u201d pesannya.<\/p>\n<p><strong>Ibadah sebagai Tujuan Hidup<\/strong><\/p>\n<p>Pada bagian kedua, Soedjono menegaskan bahwa tujuan hidup manusia adalah beribadah kepada Allah SWT. Ia mengingatkan pentingnya menjaga shalat sebagai tiang agama sekaligus amalan pertama yang akan dihisab di akhirat.<\/p>\n<p>Ia juga menyinggung doa Nabi Ibrahim dalam Al-Qur\u2019an, <em>\u201cRabbi habli minash shalihin\u201d<\/em>\u2014permohonan agar dianugerahi keturunan yang saleh.<\/p>\n<p>Di hadapan jamaah, Soedjono membagikan lima kiat sederhana agar mampu istiqamah menjalankan shalat tahajud, mulai dari tidur lebih awal hingga saling membangunkan pasangan.<\/p>\n<p>Suasana pengajian kembali mencair ketika ia menyelipkan humor khasnya.<\/p>\n<p>\u201cKalau masih malas bangun tahajud, baca saja doa pamungkas: Allahumma pekso,\u201d ujarnya, disambut gelak tawa jamaah.<\/p>\n<p><strong>Komunikasi Demokratis dalam Keluarga<\/strong><\/p>\n<p>Pilar ketiga yang dibahas ialah pentingnya komunikasi sehat di dalam rumah tangga. Menurutnya, kemajuan teknologi justru sering membuat anggota keluarga sibuk dengan gawainya masing-masing sehingga kehilangan waktu berbicara secara langsung.<\/p>\n<p>\u201cAyah harus menyediakan waktu untuk ngobrol dengan anak dan istri. Komunikasi keluarga itu harus demokratis,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan kisah Nabi Ibrahim yang tetap berdialog dengan Nabi Ismail saat menerima perintah menyembelih putranya. Sikap itu, menurutnya, menunjukkan bahwa komunikasi dalam keluarga Islam dibangun melalui musyawarah dan penghargaan terhadap pendapat anggota keluarga.<\/p>\n<p><strong>Akhlak Menjadi Penentu Kemuliaan<\/strong><\/p>\n<p>Pada bagian akhir ceramahnya, Soedjono menekankan bahwa kecerdasan akademik tidak akan berarti tanpa akhlak yang baik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan serta menanamkan etika sejak dini kepada anak-anak.<\/p>\n<p>\u201cOrang pintar tanpa akhlak bisa merusak banyak hal. Karena itu, pendidikan akhlak harus menjadi prioritas keluarga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kajian Ahad pagi itu ditutup dengan suasana penuh kehangatan. Jamaah tampak antusias mengikuti pengajian hingga akhir, bahkan beberapa kali dibuat tertawa oleh parikan dan humor segar sang ustadz.<\/p>\n<p>Melalui pengajian tersebut, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cerme berharap nilai-nilai keluarga sakinah ala Nabi Ibrahim dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam membangun rumah tangga yang religius, harmonis, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halaman Perguruan Muhammadiyah Cerme, Kabupaten Gresik, dipadati ratusan jamaah sejak Ahad pagi, <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=41178\" title=\"Ustadz Soedjono Kupas Rahasia Keluarga Sakinah ala Nabi Ibrahim di Pengajian Ahad Pagi Muhammadiyah Cerme\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":41179,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"Reporter: Mardiyana Zulifah","footnotes":""},"categories":[101],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2329],"class_list":["post-41178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kabar"],"authors":[{"term_id":2329,"user_id":27,"is_guest":0,"slug":"waviq-amiqoh","display_name":"Waviq Amiqoh","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2d68a01edf010441834ebb32d575898c948afc66a7448813af035c6249845c7?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Waviq","last_name":"Amiqoh","user_url":"","job_title":"","description":"Editor Girimu.com"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=41178"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41180,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41178\/revisions\/41180"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/41179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=41178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=41178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=41178"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=41178"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=41178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}