{"id":4430,"date":"2022-04-22T23:38:15","date_gmt":"2022-04-22T15:38:15","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/04\/22\/merawat-jenazah-menutup-acara-baitul-arqam-sekolah-ini-pwmu-co\/"},"modified":"2022-04-22T23:38:15","modified_gmt":"2022-04-22T15:38:15","slug":"merawat-jenazah-menutup-acara-baitul-arqam-sekolah-ini-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=4430","title":{"rendered":"Merawat Jenazah Menutup Acara Baitul Arqam Sekolah Ini | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" loading=\"lazy\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Merawat-jenazah.jpg\" alt=\"Merawat jenazah\" class=\"wp-image-238162\"\/><figcaption>Ustad Ahwan Hamid SPd MPdI menyampaikan cara merawat jenazah. (Muriyono\/PWMU.CO)<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong>\u2013 Merawat jenazah menjadi materi penutup Baitul Arqam Tahun 2022 <a href=\"https:\/\/sdm11sby.sch.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">SD Muhammadiyah 11 Surabaya <\/a>(SD MuhlaS), Kamis (21\/4\/22).<\/p>\n<p>Sebanyak 122 siswa kelas VI <a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/sd-muhlas-surabaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">SD MuhlaS<\/a> keluar asrama (ruang kelas lantai 3 tempat bermalam) dengan wajah yang segar sehabis mandi pagi. \u00a0<\/p>\n<p>Penuh semangat menuju auditorium lantai 4 untuk murajaah surat al-Quran.\u00a0 Setelah itu shalat Dhuha hinggal pukul 08.00.<\/p>\n<p>Tim pemandu acara lantas memberi instruksi merapikan shaf, duduk dengan tertib sekaligus memastikan peserta siap menerima materi merawat jenazah.<\/p>\n<p>Pelatihan shalat dibagi sesi pertama teori merawat jenazah. Sesi kedua praktik merawat jenazah. Pemateri Ustadz Ahwan Hamid MPdI, guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan.<\/p>\n<p>Sambil membuka slide power point merawat jenazah, Ustadz Ahwan memulai materi dengan mengutip surat al-Ankabut ayat 57. <em>Kullu nafsin d\u017c\u0101`iqatul-ma\u1ee5t, t\u1e61umma ilain\u0101 turja\u2019\u1ee5un.<\/em><\/p>\n<p>Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa merasakan mati. Kemudian kepada Kami kamu dikembalikan.<\/p>\n<p>Wakil Ketua PCM Krembangan ini menjelaskan setiap makhluk hidup yang ada di dunia ini pasti mati. Tidak peduli seberapa keras usaha kita menghindarinya. Kematian pasti datang pada waktu yang telah ditentukan oleh Allah swt.<\/p>\n<p>\u201dMengurus jenazah seorang muslim adalah fardhu kifayah. Arti fardhu kifayah adalah kewajiban yang bersifat kolektif. Artinya kewajiban ini dianggap sudah terpenuhi bila di dalam suatu wilayah ada beberapa orang yang melakukannya. Namun jika tak ada yang menjalankannya, maka semua orang di wilayah itu ikut berdosa,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Empat kewajiban seorang muslim terhadap saudaranya, orang Islam yang meninggal dunia yaitu memandikan, mengafani, mensholatkan dan menguburkannya.<\/p>\n<p>Lalu Ustadz Ahwan menjelaskan tata cara merawat jenazah dan bacaan shalat jenazah yang bisa dihafalkan di rumah karena sudah ada di buku <a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/baitul-arqam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Baitul Arqam<\/a>.<\/p>\n<h4><strong>Sakaratul Maut<\/strong><\/h4>\n<p>Kurang lebih 45 menit teori selesai disampaikan. Sesi kedua seluruh peserta bersama wali kelas dan guru pendamping mengikuti praktik merawat jenazah di halaman lantai 2.<\/p>\n<p>\u201dBaiklah sebelum kita praktik, siapa yang bersedia suka rela menjadi model jenazah?\u201d tanya ustad Ahwan.<\/p>\n<p>Semua peserta sejenak terdiam. Mereka saling berbisik, aku takut. Siswa lain menjawab, jangan takut ini hanya praktik, supaya kita paham.<\/p>\n<p>Beberapa detik lamanya belum ada siswa yang bersedia menjadi model jenazah. Tiba-tiba dari barisan kanan berdirilah siswa mengacungkan tangan. \u201dSaya, Ustads,\u201d kata Angger Elang Samudra mantap.<\/p>\n<p>Sontak seluruh peserta memberi aplaus kepadanya. \u201dAlhamdulillah,\u201d ucap Ustadz Ahwan.<\/p>\n<p>Elang maju mendekat. Lalu dia berbaring di tengah peserta. Ustad menerangkan, tahap pertama sebelum kematian seseorang tiba atau detik-detik sebelum dicabut nyawanya disebut nazak.<\/p>\n<p>\u201dSaat itu yang harus kita lakukan membimbing dengan kalimat thoyyibah. Cukup lafalkan <em>La ilaha illallah<\/em> di telinga orang yang sedang sakaratul maut tadi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Jika sudah meninggal dunia, sambung dia, maka kita usap wajah si mayat sambil mengucapkan: <em>innalillahi wainna ilaihi rajiun<\/em>.<\/p>\n<h4><strong>Merawat Jenazah<\/strong><\/h4>\n<p>Tahap kedua siapkan tempat persemayaman jenazah, kain kafan, dan tempat pemandian beserta sabun serta pewangian.<\/p>\n<p>\u201dKita praktik memandikan jenazah terlebih dahulu. Tahap ini yang harus kita lakukan adalah membersihkan tubuh mayat dengan air mulai dari kepala sampai kaki bagian kanan lalu bagian kiri,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Lalu memandikan jenazah pakai sabun dan air kapur barus. Selama memandikan alat kelamin ditutup kain. Setelah bersih semua, tubuh mayat dilap handuk. Selesai dimandikan jenazah ditutup kain atau jarik. Kemudian dipindahkan ke tempat persemayaman untuk dikafani.<\/p>\n<h4><strong>Mengafani<\/strong><\/h4>\n<p>Kafan untuk jenazah laki-laki tiga helai, jenazah perempuan dengan lima helai kain. Ukurlah panjang tubuh jenazah kemudian ditambahi sepanjang dua genggaman tangan.<\/p>\n<p>Buat tali pengikat kain kafan yang panjangnya di sesuaikan dengan lebar tubuh jenazah.<\/p>\n<p>Peserta memperhatikan dan praktik mulai memandikan, mengafani, menshalati dan cara menguburkan jenazah.<\/p>\n<p>Dalam shalat jenazah, Ustad Ahwan menjelaskan, posisi imam berada lurus dengan kepala jenazah. \u201dJika jenazah perempuan maka imam berada di tengah, lurus pusar jenazah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ketika menguburkan jenazah, cara memasukkan jenazah dimulai dari arah selatan ke utara dengan kepala terlebih dahulu dan tiga orang sudah siap di dalam liang kubur untuk menerima jenazah.<\/p>\n<p>\u201dTidak ada adzan dan iqomah serta tidak ada melepas satupun tali yang mengikat jenazah. Begitu menurut Himpunan Tarjih Muhamamdiyah,\u201d terang dia.<\/p>\n<p>Setelah materi merawat jenazah selesai, dilanjutkan penutupan Baitul Arqam tahun 2022. (*)<\/p>\n<p>Penulis <strong><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/muriyono\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Muriyono<\/a> \u00a0<\/strong>Editor <strong>Sugeng Purwanto<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/238148\/04\/22\/merawat-jenazah-menutup-acara-baitul-arqam-sekolah-ini\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ustad Ahwan Hamid SPd MPdI menyampaikan cara merawat jenazah. (Muriyono\/PWMU.CO) PWMU.CO\u2013 Merawat <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=4430\" title=\"Merawat Jenazah Menutup Acara Baitul Arqam Sekolah Ini | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":4431,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-4430","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4430"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4430\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4431"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4430"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4430"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=4430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}