{"id":4505,"date":"2022-04-24T08:51:04","date_gmt":"2022-04-24T00:51:04","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/04\/24\/prinsip-prinsip-dibentuknya-syariat-islam-pwmu-co\/"},"modified":"2022-04-24T08:51:04","modified_gmt":"2022-04-24T00:51:04","slug":"prinsip-prinsip-dibentuknya-syariat-islam-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=4505","title":{"rendered":"Prinsip-Prinsip Dibentuknya Syariat Islam | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image alignwide size-large\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" loading=\"lazy\" width=\"779\" height=\"613\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/IMG_20220423_154418.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-238328\"\/><figcaption>Hudzaifaturrohman dalam ceramah tarawih di Masjid at-Takwa Spemdalas (istimewa\/PWMU.CO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Prinsip-Prinsip Dibentuknya Syariat Islam, liputan <strong><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/ain-nurwindasari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ain Nurwindasari<\/a><\/strong>, kontributor PWMU.CO Gresik.<\/p>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong> \u2013 Orang yang bertakwa itu yang mampu memelihara dirinya dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik, yang mau memelihara dan mengetahui prinsip-prinsip syariah Islam (<em>maqashidus syariah<\/em>). <\/p>\n<p>Demikian disampaikan oleh Hudzaifaturrohman SthI dalam ceramah shalat Tarawih yang diselenggarakan oleh Masjid at-Takwa SMP Muhammadiyah 12 GKB (<a href=\"https:\/\/smpm12gkb.sch.id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Spemdalas<\/a>) Gresik, Jumat (23\/04\/2022).<\/p>\n<p>\u201cKita sudah memasuki malam-malam terakhir di bulan Ramadhan ini. Pertanyaan yang harus kita tanyakan kepada diri kita pribadi adalah sudah sejauh mana amalan yang kita lakukan ini. Apakah kita sudah pantas melalui bulan ramadhan ini dengan baik, sehingga ketika kita sudah terlepas dari bulan ramadhan, kita mencapai derajat insan yang muttaqin,\u201d jelasnya mengawali ceramah tersebut.<\/p>\n<p>Karena prinsip dalam berpuasa adalah mengendalikan. Yaitu mengendalikan mata, lidah, telinga, dan seluruh anggota tubuh untuk melakukan hal-hal yang baik.<br \/>\u201cMaka puasa intinya adalah bersabar,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Hudzaifah mengutip ayat al-Quran bahwa pahala untuk orang bersabar sanngatlah besar: \u201cSesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.\u201d (az-Zumar 10)<\/p>\n<p>\u201cDan itulah yang kita inginkan dari bulan ramadhan ini. Karena balasan yang akan diberikan Allah kita tidak tahu. Allah lah yang akan membalas puasa kita. Baik dan buruknya puasa kita yang mengetahui adalah diri kita,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Menurutnya orang yang berpuasa adalah orang yang bersabar yang mampu mengendalikan hawa nafsu. Yang tujuan utamanya adalah agar menjadi orang-orang yang bertakwa.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa asal kata takwa \u201c\u0627\u0644\u062a\u0642\u0648\u0649\u201d berasal dari kata \u201c\u0648\u0642\u0649 \u2013 \u064a\u0642\u064a- \u0648\u0642\u0627\u064a\u0629\u201d yang artinya adalah memelihara atau menjaga.<\/p>\n<p>\u201cSama dengan tujuan puasa itu mengendalikan dan menjaga diri. Maka orang yang bertakwa itu orang yang mampu memelihara dirinya dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik, yang mau memelihara dan mengetahui prinsip-prinsip syariah Islam, atau disebut dengan maqashidus syariah,\u201d paparnya.<\/p>\n<h4><strong>Prinsip-Prinsip<\/strong> <strong>Maqasidus Syariah<\/strong><\/h4>\n<p>Pengampu mata pelajaran al-Islam sekaligus pembimbing tahfidh di SMA Muhammadiyah 10 GKB ini mengingatkan bahwa orang yang bertakwa seharusnya mampu dan mengetahui apa itu prinsip-prinsip dibentuknya<em> maqasidus syariah<\/em> itu.<\/p>\n<p>Pertama adalah <em>hifdzud din <\/em>yaitu memelihara agama. Ia mengutip sebuah ayat: \u201cBarangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.\u201d (al-Baqarah 217)<br \/>\u201cMaka jangan sampai kita mati dalam keadaan suul khatimah atau mati dalam keadaan kafir,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kedua, <em>hifdzul aql<\/em> yaitu menjaga akal. \u201cHP itu bisa merusak akal kita, apabila kita tidak bisa menggunakan HP itu dengan bijak. Misalnya nge-<em>game<\/em> berjam-jam. Itu bisa merusak otak kita. Kenapa kita diperintahkan untuk menuntut ilmu? Karena dengan menuntut ilmu akan menjaga akal kita,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Ia melanjutkan bahwa atas prinsip <em>hifdzul aql <\/em>inilah Allah mengharamkan <em>khamr<\/em>. Ia mengutip sebuah hadis: \u201cSetiap yang memabukkan adalah khamar, dan setiap khamar adalah haram.\u201d (HR Muslim)<\/p>\n<p>\u201cMaka orang yang bertakwa tidak akan minum-minuman keras,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Baca sambungan di halaman 2: <strong>Hifdzul Mal<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/238327\/04\/23\/prinsip-prinsip-dibentuknya-syariat-islam\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hudzaifaturrohman dalam ceramah tarawih di Masjid at-Takwa Spemdalas (istimewa\/PWMU.CO) Prinsip-Prinsip Dibentuknya Syariat <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=4505\" title=\"Prinsip-Prinsip Dibentuknya Syariat Islam | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":4506,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-4505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4505"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4505\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4505"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4505"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=4505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}