{"id":4776,"date":"2022-04-29T17:27:37","date_gmt":"2022-04-29T09:27:37","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/04\/29\/mudik-lebaran-pengaruhi-perubahan-lanskap-ekonomi\/"},"modified":"2022-04-29T17:27:37","modified_gmt":"2022-04-29T09:27:37","slug":"mudik-lebaran-pengaruhi-perubahan-lanskap-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=4776","title":{"rendered":"Mudik Lebaran Pengaruhi Perubahan Lanskap Ekonomi &#8211;"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA \u2013 Selain menjadi fenomena kultural, mudik lebaran juga membawa fenomena ekonomi. Demikian ungkap Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu\u2019ti dalam program Kolak Tvmu, Rabu (27\/4).<\/p>\n<p>Sebagai contoh pada momen pasca mudik, jumlah perantau di kota-kota besar relatif bertambah seiring dengan kembalinya para perantau lama. <\/p>\n<p>\u201cSering ada yang mengkaitkan mudik itu dengan urbanisasi di mana orang tidak bisa tinggal di desa, kemudian entah terpaksa atau memang entah secara dia sengaja mencoba mencari peruntungan kehidupan baru dengan tinggal di kota,\u201d ungkapnya. <\/p>\n<p>Bahkan para perantau baru itu rela tinggal di kontrakan sempit di gang-gang kecil meskipun di desa dia memiliki rumah yang besar. Fakta ini kata Mu\u2019ti menunjukkan belum terjadinya pemerataan ekonomi dalam struktur kebijakan politik. <\/p>\n<p>\u201cAda yang mengatakan mudik ini fenomena di mana kue kesejahteraan itu ternyata masih terkonsentrasi di kota, padahal seharusnya konsentrasi kesejahteraan itu ada di mana-mana, di kota maupun di desa,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p> Di samping itu, Mu\u2019ti menganggap bahwa fenomena yang lebih penting adalah pemaknaan mudik sebagai fenomena kultural. Mu\u2019ti berharap mudik bisa berimbas pada kepribadian para pemudik ketika kembali ke kota-kota besar sehingga lanskap ekonomi ikut berubah. <\/p>\n<p>\u201cOrang desa itu dalam teori sosiologi sering dijelaskan dengan keakraban hubungan di antara satu dengan yang lainnya. Kekerabatan yang terpelihara dengan baik, gotong-royong, tolong-menolong yang itu berkembang dengan sangat baik dan itulah budaya orang desa. Tidak ada budaya nafsi-nafsi di mana orang mementingkan diri sendiri atau sikap egoistis dan individualistis,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p> \u201cItulah mudik kultural yang sangat kita perlukan sekarang ini apalagi dalam situasi di mana Pandemi ini belum sepenuhnya berakhir. Banyak saudara-saudara kita yang memang masih mengalami kesulitan ekonomi dan banyak di antara mereka yang juga ditinggal oleh anggota keluarganya. Maka menghidupkan kembali semangat sosial dan juga spirit kebersamaan dengan mudik sosial dan multikultural itu menjadi penting,\u201d kata Mu\u2019ti. <\/p>\n<p>\u201cDan yang tentu saja sangat utama adalah mudik spiritual di mana manusia itu secara fitrahnya adalah makhluk yang beragama Islam dan manusia itu sesuai dengan fitrahnya adalah makhluk yang bersih dari segala dosa,\u201d pungkasnya. (afn)  <\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/mudik-lebaran-pengaruhi-perubahan-lanskap-ekonomi\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA \u2013 Selain menjadi fenomena kultural, mudik lebaran juga membawa fenomena <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=4776\" title=\"Mudik Lebaran Pengaruhi Perubahan Lanskap Ekonomi &#8211;\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":4512,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440,438],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-4776","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","category-muhammadiyah-or-id"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4776","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4776"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4776\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4512"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4776"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4776"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=4776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}