{"id":5309,"date":"2022-05-14T03:22:19","date_gmt":"2022-05-13T19:22:19","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/05\/14\/penyakit-mulut-dan-kuku-pmk-hewan-ternak-terus-meluas\/"},"modified":"2022-05-14T03:22:19","modified_gmt":"2022-05-13T19:22:19","slug":"penyakit-mulut-dan-kuku-pmk-hewan-ternak-terus-meluas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=5309","title":{"rendered":"Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Ternak Terus Meluas"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\"><b>Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak terus meluas. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah menetapkan dua kabupaten di Aceh dan empat kabupaten di Jawa Timur sebagai daerah wabah PMK.<\/b><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">\u201cDi Aceh itu ada [Kabupaten] Aceh Tamiang, dan Aceh Timur. Di Jawa Timur itu Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto,\u201d kata Menteri Syahrul dalam keterangan pers, Rabu (11\/05).<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Kasus ini kembali muncul setelah Indonesia dinyatakan bebas PMK lebih dari tiga dekade lalu.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Kasus pertama kali ditemukan di Gresik, Jawa Timur pada 28 April 2022, dan telah mengalami peningkatan kasus rata-rata dua kali lipat setiap harinya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sejauh ini pemerintah telah mengambil langkah karantina wilayah untuk hewan ternak, rencana pengadaan vaksinasi termasuk membentuk satuan tugas.<\/p>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">PMK atau dikenal sebagai\u00a0<i class=\"bbc-ziynna ewc4zcb0\">Foot and Mouth Disease<\/i>\u00a0(FMD) dan\u00a0<i class=\"bbc-ziynna ewc4zcb0\">Apthtae Epizooticae<\/i>\u00a0adalah penyakit hewan menular berisfat akut yang disebabkan oleh virus.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Dalam literatur yang dipublikasikan situs-situs pemerintah daerah, penyakit ini berasal dari virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Apthovirus. Masa inkubasinya antara 2 \u2013 14 hari.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Penyakit ini rentan menulari hewan ternak seperti sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba dan babi.<\/p>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Penularan PMK pada hewan ternak ini berlangsung melalui kontak langsung maupun tidak langsung.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Penularan secara langsung dapat melalui droplet, leleran cairan hidung, dan serpihan kulit pada hewan yang terinfeksi virus.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Sementara itu penularan secara tidak langsung terjadi pada vektor hidup, yaitu manusia dan hewan lainnya. Virus yang menempel ini juga menular melalui mobil pengangkut ternak, peralatan, alas kandang, dan lainnya.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Selain itu, virus ini dapat menyebar melalui angin di daerah beriklim khusus bisa mencapai radius 60 km di darat dan 300 km di laut.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">\u201cSangat mudah menular,\u201d kata Profesor Mustofa Helmi Effendi, Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Prof Helmi menambahkan, virus ini lebih menjadi \u201cpukulan\u201d bagi peternak, karena ternak yang dijual, misalnya sapi akan mengalami penurunan berat badan. \u201cAnak sapi bisa mati, sapi mengalami penurunan berat badan, ini berarti kerugian ekonomi,\u201d katanya.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<h2 id=\"Apa-saja-ciriciri-Penyakit-Mulut-dan-Kuku-pada-hewan-ternak\" class=\"bbc-1v2sszr e14hemmw0\" tabindex=\"-1\">Apa saja ciri-ciri Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak?<\/h2>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Virus yang menginfeksi akan membuat sapi demam hingga 41 derajat celsius, tidak nafsu makan, menggigil, produksi susu berkurang drastis.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Sapi yang terinfeksi PMK juga menunjukkan tanda-tanda kerap menggosokkan bibir, menggertakan gigi, dan mengeluarkan liur.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Selain itu, pada kasus sejumlah sapi yang terinfeksi mengalami pincang karena luka pada kaki yang berakhir dengan kuku yang lepas.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">\u201cMortalitasnya sapi yang dewasa itu 1-3%. Tetapi untuk anak sapi, umurnya kurang dari enam bulan itu kematiannya besar 50-60%,\u201d kata Prof Helmi<\/p>\n<p><h2 id=\"Bagaimana-kasus-Penyakit-Mulut-dan-Kuku-sebelumnya-di-Indonesia\" class=\"bbc-1v2sszr e14hemmw0\" tabindex=\"-1\">Bagaimana kasus Penyakit Mulut dan Kuku sebelumnya di Indonesia?<\/h2>\n<\/p>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Berdasarkan catatan Litbang Kementerian Pertanian, Indonesia sudah bebas dari PMK sejak tahun 1986. Lalu, status ini diakui oleh ASEAN pada 1987, dan secara internasional oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (Office International des Epizooties-OIE) pada 1990.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Ledakan wabah PMK pertama kali diketahui di Indonesia pada 1887 di Malang, Jawa Timur. Lalu penyakit ini menyebar ke daerah lain. Penyakit ini sempat mereda di era 1980-82, tapi kemudian muncul kembali pada 1983. Berdasarkan catatan ini, setidaknya butuh satu abad sampai Indonesia dinyatakan bebas PMK.<\/p>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">OIE menyebut penyakit ini tidak mudah menular ke manusia\u00a0 dan bukan merupakan risiko kesehatan masyarakat.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan virus PMK \u201csangat jarang meloncat ke manusia\u201d. \u201cJadi tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusianya,\u201d katanya.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Bagaimana pun, persoalan penularan PKM dari hewan ternak ke manusia menjadi perdebatan selama bertahun-tahun.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM, Profesor Wasito, menyinggung kasus yang terjadi pada 1834, saat tiga dokter kemungkinan besar tertular PMK dari susu sapi yang mereka minum. Kasus lainnya ditemukan di Inggris, pada 1966.<\/p>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">\u201cDengan gejala klinis yang sama dengan sapi [terinfeksi PMK). Kecuali, pada manusia tidak keluar air ludah yang terus menerus. Tapi gejala yang lain sama, ada lepuh-lepuh pada mulut, kemudian bagian lidah, kemudian pada kaki.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr e57qer20\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-ph03xj e1cc2ql70\" dir=\"ltr\">\u201cKarena serotype yang menyebabkan manusia sakit tertular penyakit mulut dan kuku, sampai detik ini masih sama serotypenya,\u201d kata Prof Wasito. (bbc)<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/infomu.co\/penyakit-mulut-dan-kuku-pmk-hewan-ternak-terus-meluas\/\">sumber berita dari infomu.co<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak terus meluas. Menteri <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=5309\" title=\"Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Ternak Terus Meluas\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":5310,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2314],"class_list":["post-5309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2314,"user_id":9,"is_guest":0,"slug":"infomu","display_name":"Infomu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20a1c6136139a776494236406eb4515022f20942b676f8116da8454f72d3025f?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Infomu","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5309"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5309\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5309"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=5309"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=5309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}