{"id":5620,"date":"2022-05-21T07:21:03","date_gmt":"2022-05-20T23:21:03","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/05\/21\/mensyukuri-nikmat-allah-di-balik-musibah-pwmu-co\/"},"modified":"2022-05-21T07:21:03","modified_gmt":"2022-05-20T23:21:03","slug":"mensyukuri-nikmat-allah-di-balik-musibah-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=5620","title":{"rendered":"Mensyukuri Nikmat Allah di Balik Musibah | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" loading=\"lazy\" width=\"1527\" height=\"1384\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-20-at-14.17.38.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-241407\"\/><figcaption>Khalasha (kiri) didampingi Ustadzah Imroatus Sa\u2019adah, SPd, saat menyampaikan kajian muslimah (Ain\/PWMU.CO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Mensyukuri Nikmat Allah\u00a0di Balik Musibah; Liputan\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/ain-nurwindasari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ain Nurwindasari<\/a><\/strong>, kontributor PWMU.CO Gresik.<\/p>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong>\u00a0\u2013 Siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB (<a href=\"https:\/\/smpm12gkb.sch.id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Spemdalas<\/a>) Gresik menyampaikan materi\u00a0<em>Mensyukuri Nikmat Allah di Balik Musibah<\/em>\u00a0dalam kegiatan Kajian Muslimah (Kalimah). Kegiatan\u00a0yang diikuti oleh seluruh siswa putri\u00a0ini\u00a0digelar secara\u00a0<em>hybrid<\/em>\u00a0di Andalusia Hall,\u00a0pada Jumat (3\/5\/22)<\/p>\n<p>Khalasha Azaria Widianto, siswa kelas\u00a0VIII\u00a08 ICP 2 sebagai pemateri mengawali presentasinya dengan memaparkan definisi syukur. Menurutnya syukur merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab yang artinya berterima kasih.<\/p>\n<p>\u201cJadi mensyukuri nikmat itu berterima kasih kepada Allah dengan cara mengingat atau menyebut nikmat dan mengagungkan-Nya,\u201d\u00a0jelasnya.<\/p>\n<p>Siswa yang akrab dipanggil Asa ini kemudian menjelaskan makna musibah. Menurutnya, musibah merupakan kejadian atau peristiwa yang menyedihkan yang menimpa manusia.<\/p>\n<p>\u201cPernah\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0kalian merasa sedih? Apakah itu musibah?\u201d tanyanya kepada peserta Kalimah yang dijawab\u00a0\u2018iya\u2019\u00a0oleh seluruh peserta.<\/p>\n<p>\u201cMemang Allah memberi kita musibah, tapi dari situ kita bisa mengambil hikmah, apa sih kesalahan kita? Dan apa yang harus kita lakukan dari kejadian tersebut sehingga itulah yang namanya instropeksi diri,\u201d\u00a0terangnya.<\/p>\n<p>Namun Asa juga menggarisbawahi bahwa tidak selalu musibah itu atas kesalahan kita.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cTapi di sisi lain bisa jadi apa yang kita lakukan sudah benar, tapi orang lain yang memang ditentukan oleh Allah sebagai ujian kita. Jadi sebaiknya kita memang harus instropeksi diri dan meningkatkan kualitas diri dulu,\u201d\u00a0terangnya.<\/p>\n<h4><strong>Dua Macam Musibah<\/strong><\/h4>\n<p>Didampingi oleh Ustadzah Imroatus Sa\u2019adah SPd, Asa melanjutkan penjelasannya dengan memaparkan tentang dua macam musibah, yaitu musibah kecil dan besar.<\/p>\n<p>\u201cMusibah kecil yaitu listrik padam, jatuh dari sepeda, atau hal-hal lain yang menyedihkan tapi masih bisa dianggap ringan. Musibah besar misalnya peperangan, kecelakaan, bencana alam, dan lain sebagainya yang itu sangat berat untuk kita terima,\u201d\u00a0urainya.<\/p>\n<p>Dia lantas mengingatkan ketika mendapat musibah agar seseorang mengucapkan\u00a0<em>\u2018<\/em><em>i<\/em><em>nna lillahi wa inna ilaihi r<\/em><em>a<\/em><em>jiun\u2019<\/em>\u00a0(Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya lah kami akan kembali).<\/p>\n<p>\u201cJadi kalau ada teman jatuh itu ditolongin dan berucap\u00a0\u2018<em>i<\/em><em>nna lillahi wa inna ilaihi r<\/em><em>a<\/em><em>jiun<\/em>\u2019, bukan diketawain ya,\u201d\u00a0imbuhnya memberikan contoh.<\/p>\n<p>Asa mengutip sebuah hadits: \u201cPandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.\u201d (HR\u00a0Bukhari dan Muslim)<\/p>\n<p>Asa memberi contoh, ada orang yang sedang berjalan kaki melihat orang yang naik\u00a0<em>private jet<\/em>, kemudian orang yang berjalan kaki ini iri dan ingin bisa seperti orang yang naik\u00a0<em>private jet<\/em>. Ternyata orang yang naik\u00a0<em>private jet<\/em>\u00a0itu tidak punya kaki, dan melihat orang yang sedang berjalan kaki. Orang yang naik\u00a0<em>private jet<\/em>\u00a0pun iri dengan orang yang sedang berjalan kaki karena ia juga ingin bisa berjalan normal.<\/p>\n<p>\u201cManusia itu memang makhluk yang\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0pernah merasa puas. Jadi jangan berhenti bersyukur,\u201d\u00a0tuturnya.<\/p>\n<h4><strong>Nikmat\u00a0di Balik Wabah\u00a0Covid-19\u00a0<\/strong><\/h4>\n<p>Menurut gadis yang sering mengikuti lomba dai\u00a0ini, musibah pandemi\u00a0Covid-19 juga patut disyukuri.<\/p>\n<p>\u201cKan selama pandemi kita jarang keluar rumah, kita jadi\u00a0<em>ngirit<\/em>. Misalnya juga Jakarta kan padat, karena covid-19 juga jadi lengang. Kita juga jadi lebih menjaga kebersihan dan merawat badan,\u201d\u00a0jelasnya.<\/p>\n<p>Dia lantas mengingatkan pada satu<em>\u00a0quotes<\/em>\u00a0\u2018Sejatinya musibah yang menimpamu lebih baik dari nikmat yang membuatmu lupa kepada Allah\u2019<\/p>\n<p>\u201cNah, kenapa musibah itu dibilang lebih baik dari pada nikmat? Karena kalau dapat musibah kita lebih ingat kepada Allah. Tapi kalau\u00a0<em>udah<\/em>\u00a0nikmat, kita lupa kepada Allah, misal pas lagi liburan senang-senang, kita lupa shalat,\u201d\u00a0jelasnya.<\/p>\n<p>Saat ditanya oleh salah satu peserta tentang hikmah apa yang bisa diambil oleh orang yang terkena musibah menabrak sesuatu ketika berjalan (<em>kejedot<\/em>), ia pun menjawab, \u201cHikmahnya adalah lebih hati-hati, itu teguran dari Allah. Kalau nanti jalan lagi lewat situ pasti bisa lebih fokus.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKalau kalian mendapat hari-hari yang berat ingatlah bahwa itu\u00a0cuma hari ini. Mungkin hari ini kita\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0enak\u00a0<em>banget<\/em>, kita\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0<em>tau<\/em>\u00a0ke depan kita akan dapat apa. Kuncinya kalau dapat musibah itu instropeksi diri, bersyukur dan berprasangka baik sama Allah,\u201d\u00a0tuturnya.<\/p>\n<p>Editor\u00a0<strong>Mohammad Nurfatoni<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/241406\/05\/21\/mensyukuri-nikmat-allah-di-balik-musibah\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Khalasha (kiri) didampingi Ustadzah Imroatus Sa\u2019adah, SPd, saat menyampaikan kajian muslimah (Ain\/PWMU.CO) <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=5620\" title=\"Mensyukuri Nikmat Allah di Balik Musibah | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":5621,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-5620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5620"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5620\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5621"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5620"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=5620"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=5620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}