{"id":5712,"date":"2022-05-23T11:40:40","date_gmt":"2022-05-23T03:40:40","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/05\/23\/ketua-pkbm-umsu-pembicara-utama-simposium-bahasa-melayu-asean\/"},"modified":"2022-05-23T11:40:40","modified_gmt":"2022-05-23T03:40:40","slug":"ketua-pkbm-umsu-pembicara-utama-simposium-bahasa-melayu-asean","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=5712","title":{"rendered":"Ketua PKBM UMSU Pembicara Utama Simposium Bahasa Melayu ASEAN"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div dir=\"auto\"><strong>Ketua PKBM UMSU Pembicara Utama Simposium Bahasa Melayu\u00a0 ASEAN<\/strong><\/p>\n<p><strong>Medan, InfoMu.co \u2013<\/strong> Ketua Pusat Kajian Budaya Melayu, Prof. Dr. Khairil Ansari, MPd menjadi pembicara utama dalam SimposiumPengantarbangsaan Bahasa Melayu Peringkat ASEAN yang digelar di Gedung Auditorium Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia Kuala Lumpur.<\/p>\n<p>Acara dibuka\u00a0 Perdana Menteri, YAB Dato\u2019 Sri Ismail Sabri bin Yaakob, Minggu ( 22\/5\/ 2022). Prof. Khairil menyampaikan tajuk makalah\u00a0 Strategi Mengangkat Bahasa Melayu sebagai Bahasa Rasmi ASEAN. Pembicara lainnya, Prof. Emeritus Dato\u2019 Dr. Asmah Haji Omar (Malaysia)\u00a0 membawakan makalah berjudul Martabat Bahasa Kebangsaan . Berikutnya tampil sebagai\u00a0 pembicara, Prof. Datuk Seri Dr. Awang Sariyan (Malaysia) mengambil tajuk, \u201cPelan Tindakan Strategik Pengantarabangsaan Bahasa Melayu\u201d.<\/p>\n<p>Dalam makalahnya, Prof Kharril mengungkapkan,\u00a0 Bahasa Melayu memiliki penutur yang tersebar\u00a0 luas di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand Selatan, Filipina Selatan dan negara lain yang ada di Asia Tenggara. Hal ini mrmungkinkan bagi Bahasa Melayu untuk bisa menjadi bahasa pengantar resmi di lingkup ASEAN).<\/p>\n<p>Walaupun masalah ini agak sulit untuk disepakati karena penamaan Bahasa Melayu kadang kala bukan hanya persoalan nama atau nomenklatur \u00a0tetapi berkait dengan kebijakan bahasa di negara masing-masing yang telah disepakati bersama dalam konstitusi masing-masing. Terlepas dari itu perlu kembali pada\u00a0 semangat awal terbentuknya ASEAN itu adalah negara yang pada hakikatnya memiliki dasar kebudayaan yang sama yaitu kebudayaan Austronesia,\u201d jelas Prof Khairil.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ASEAN sudah memiliki 10 negara anggota yang berdiri sejak 8 Agustus 1967 di Bangkok yang pada awalnya terdiri atas lima negara dan kini sudah menjadi 10 Negara. Lima negara pemrakarsa ASEAN ini adalah Indonesia, Malaysia, Filipina , Singapura, dan Thailand.<\/p>\n<p>\u201d Salah satu yang terkait dengan konteks tajuk kertas kerja ini adalah keinginan kembali mengangkat bahasa resmi ASEAN yaitu Bahasa Melayu yang selama ini adalah Bahasa Inggris sangat relevan dihubungkan dengan faktor penyebab dibentuknya ASEAN. Tepatnya\u00a0 butir empat, Negara ASEAN memiliki dasar kebudayaan Melayu Austronesia,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Kebudayaan Melayu Austronesia sebagai sebuah rumpun bahasa yang melahirkan Bahasa Melayu. Oleh sebab itu, dasar berpijak mengetengahkan Bahasa Melayu untuk diangkat kembali menjadi bahasa resmi di kawasan Asia Tenggara ini relevan untuk diwujudkan.<\/p>\n<p>Secara ringkas,\u00a0 Prof Khairil Ansari mengetengahkan beberapa persoalan seputar dimensi kesejarahan, peluang Bahasa Melayu dari sisi \u00a0internal dan eksternal untuk menjadi bahasa resmi ASEAN, dan strategi yang digunakan secara mumpuni untuk mewujudkan Bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ASEAN, serta \u00a0cabaran atau tantangan yang perlu ditenggarai dalam upaya mewujudkan.<\/p>\n<p>Simposium Pengantarabangsaan Bahasa Melayu. digelar\u00a0 Pejabat Perdana Menteri dengan kerjasama Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Institut Alam dan Tamadun Melayu (ATMA) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Institut Peradaban Melayu (IPM) Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI).<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP yang juga Pendiri Pakat Melayu dan Penasihat Pusat Kajian Budaya Melayu menyerahkan cendera hati kepada Perdana Menteri, YAB Dato\u2019 Sri Ismail Sabri bin Yaakob melalui Prof. Khairil sebagai Pengucap Utama dalam Simposium Pengantarabangsaan Bahasa Melayu. Peringkat ASEAN . (hms)<\/p>\n<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/infomu.co\/ketua-pkbm-umsu-pembicara-utama-simposium-bahasa-melayu-asean\/\">sumber berita dari infomu.co<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua PKBM UMSU Pembicara Utama Simposium Bahasa Melayu\u00a0 ASEAN Medan, InfoMu.co \u2013 <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=5712\" title=\"Ketua PKBM UMSU Pembicara Utama Simposium Bahasa Melayu ASEAN\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":5713,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2314],"class_list":["post-5712","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2314,"user_id":9,"is_guest":0,"slug":"infomu","display_name":"Infomu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20a1c6136139a776494236406eb4515022f20942b676f8116da8454f72d3025f?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Infomu","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5712"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5712\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5712"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=5712"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=5712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}