{"id":5915,"date":"2022-05-28T17:08:48","date_gmt":"2022-05-28T09:08:48","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/05\/28\/berani-tidak-populer-karena-objektif-perbedaan-mendasar-buya-syafii-dan-para-politisi\/"},"modified":"2022-05-28T17:08:48","modified_gmt":"2022-05-28T09:08:48","slug":"berani-tidak-populer-karena-objektif-perbedaan-mendasar-buya-syafii-dan-para-politisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=5915","title":{"rendered":"Berani Tidak Populer Karena Objektif, Perbedaan Mendasar Buya Syafii dan Para Politisi"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA \u2013 Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai wafatnya tokoh Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif sebagai kehilangan besar bagi bangsa Indonesia dan dunia intelektual karena beliau adalah tokoh yang mewakili berbagai atribut kenegarawanan, intelektualitas, keberanian dan kebersahajaan.<\/p>\n<p>\u201cJadi setelah wafatnya beliau pagi ini adalah hilangnya keteladanan hidup yang sederhana, yang makin langka, hilangnya keberanian yang itu jarang kita dapatkan, berani untuk mengatakan sesuatu yang benar meskipun tidak populer, dan hilangnya keteladanan integritas. Nah kita membutuhkan itu semua yang sayangnya kita belum tahu siapa penerus Buya Syafii setelah beliau dipanggil oleh Allah Swt di hari yang baik ini,\u201d katanya dalam siaran Metro Tv, Jumat petang (28\/5).<\/p>\n<p>Buya Syafii kata Burhanuddin adalah sosok yang yang penuh keteladanan dan hidup di atas objektivitas dan keberanian mengatakan apa adanya meskipun hal itu kadang merugikan dirinya sendiri dan tidak populer.<\/p>\n<p>\u201cKita belum punya keteladanan bahkan dari kalangan intelektual yang berani mengatakan apa adanya dan berani menunjukkan hidup sederhana dan bukan jargon semata dan berani menunjukkan konsistensi kata dengan tindakan. Itulah Buya Syafii. Beliau <em>out of the box<\/em>, apa yang dikatakan, itu pula yang dia jalankan,\u201d kenangnya.<\/p>\n<p>Buya Syafii sendiri pernah berpesan terkait hal yang sama kepada dirinya untuk tetap objektif dan apa adanya meskipun tidak populer.<\/p>\n<p>\u201cNah inilah semangat intelektual yang jarang dimiliki oleh banyak kalangan karena seringkali kita punya banyak orang pintar tetapi tidak punya keberanian untuk mengatakan apa yang benar,\u201d ungkap Burhanuddin.<\/p>\n<p>\u201cJadi seperti yang sering beliau katakan, bangsa ini surplus politisi defisit negarawan. Nah negarawan itu diartikan sebagai orang yang memikirkan apa yang diwariskan untuk generasi mendatang. Politisi berpikir jangka pendek, apa yang bisa dimenangkan pada pemilu ke depan. Itu perbedaan yang sangat mendasar dan sering menjadi kegelisahan Buya Syafii Maarif ketika melihat dunia politik yang semakin kering ide, miskin integritas, dan melabrak semua nilai-nilai moralitas,\u201d pungkasnya. (afn)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\/berani-tidak-populer-karena-objektif-perbedaan-mendasar-buya-syafii-dan-para-politisi\/\">sumber berita ini dari muhammadiyah.or.id <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA \u2013 Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai wafatnya <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=5915\" title=\"Berani Tidak Populer Karena Objektif, Perbedaan Mendasar Buya Syafii dan Para Politisi\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":5916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440,438],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2321],"class_list":["post-5915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network","category-muhammadiyah-or-id"],"authors":[{"term_id":2321,"user_id":7,"is_guest":0,"slug":"muhammadiyah-or-id","display_name":"Muhammadiyah","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c326460c3d94b5ad869f5993c9d2e3ec78bbe22b0e2c9c944f2f01cca83adff2?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Muhammadiyah","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"muhammadiyah.or.id adalah website resmi persyarikatan Muhammadiyah. Dan dikelolah oleh PP Muhammadiyah"}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5915","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5915"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5915\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5915"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=5915"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=5915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}