{"id":6175,"date":"2022-06-04T00:34:45","date_gmt":"2022-06-03T16:34:45","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/06\/04\/bukti-pancasila-sudah-dipraktikkan-di-pesantren-pwmu-co\/"},"modified":"2022-06-04T00:34:45","modified_gmt":"2022-06-03T16:34:45","slug":"bukti-pancasila-sudah-dipraktikkan-di-pesantren-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=6175","title":{"rendered":"Bukti Pancasila Sudah Dipraktikkan di Pesantren | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image alignwide size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" width=\"613\" height=\"352\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/WhatsApp-Image-2022-06-03-at-18.21.51.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-242803\" srcset=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/WhatsApp-Image-2022-06-03-at-18.21.51.jpeg 613w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/WhatsApp-Image-2022-06-03-at-18.21.51-300x172.jpeg 300w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/WhatsApp-Image-2022-06-03-at-18.21.51-150x86.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 613px) 100vw, 613px\"\/><figcaption>Qais Zauqi menyampaikan amanah pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. <span style=\"caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); font-family: -webkit-standard; font-size: medium; white-space: normal;\">Bukti Pancasila Sudah Dipraktikkan di Pesantren<\/span> (Rafel\/PWMU.CO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bukti Pancasila Sudah Dipraktikkan di Pesantren, liputan\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/dadang-prabowo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Dadang Prabowo<\/a><\/strong>, kontributor PWMU.CO Kota Pasuruan.<\/p>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong>\u00a0\u2013 Santri Pesantren Sekolah Pesantren Entrepreneur Al-Ma\u2019un Muhammadiyah (SPEAM) Kota Pasuruan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Rabu (1\/6\/22) di halaman SPEAM Putra. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ustadz Qais Zauqi, Pembina Asrama <a href=\"https:\/\/www.speam.sch.id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">SPEAM<\/a>.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam amanahnya, Qais menyampaikan kelima sila Pancasila sebenarnya sudah dipraktikkan dalam kehidupan santri sehari-hari di pesantren.\u00a0<\/p>\n<p>Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Di pesantren, lanjut Qais, para\u00a0\u00a0santri sudah mempraktikkan sila tersebut dengan berdisiplin, selalu dibimbing dan diarahkan oleh para ustadz.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSantri selalu melaksanakan shalat jamaah lima waktu sehari. Bukan hanya itu, mereka juga dibiasakan melaksanakan ibadah sunah, seperti: shalat Tahajud, puasa sunah, dan shalat Dhuha,\u201d paparnya.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cIni adalah bukti bahwa santri mengamalkan sila yang pertama, sebagai insan yang bertuhan\u201d imbuhnya.\u00a0<\/p>\n<p>Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Para santri, menurut Qais, selalu diajarkan untuk memiliki rasa empati di antara mereka. Rasa empati itu tumbuh karena ada kesamaan tujuan dan nasib: tujuan menuntut ilmu dan senasib harus berada jauh dari kerabat dan orang tua.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cTidak hanya itu, sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab itu diwujudkan dalam sikap saling menghormati dan menyayangi. Yang tua\u00a0\u00a0menyayangi yang muda, dan yang muda menghormati yang tua,\u201d ungkap mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bangil ini.\u00a0<\/p>\n<h4><strong>Wujud Persatuan Indonesia<\/strong><\/h4>\n<p>Ketiga, Persatuan Indonesia. Rasa persatuan antarsantri diwujudkan salah satunya dengan berpindahnya kamar santri setiap semester.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPara santri yang tinggal di kamar tertentu, secara bergantian setiap semester akan dipindah ke kamar yang baru, dengan anggota kamar yang berbeda pula,\u201d tuturnya.\u00a0<\/p>\n<p>Perpindahan kamar ini, lanjutnya, membuat santri tidak hanya berteman dan akrab dengan satu, dua orang temannya saja, tetapi dengan seluruh santri.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cBibit persatuan mulai ditanamkan sejak di asrama. Para santri harus bisa bergaul dengan siapa saja, bahkan dengan teman yang belum pernah ia kenal tanpa rasa canggung dan ragu, dan tanpa membeda-bedakan\u201d terusnya.<\/p>\n<p>Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Segala kegiatan yang ada di pesantren ini, terang Qais, selalu ditata dan diorganisasi sedemikian rupa. Dari mulai pimpinan pesantren sampai santri terlibat aktif dalam pengambilan kebijakan dengan cara musyawarah.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cIkatan Pelajar Muhammadiyah adalah wadah belajar berorganisasi di pesantren. Dalam organisasi tersebut para santri belajar bertukar pikiran dan argumentasi, dan mengambil keputusan dengan cara musyawarah,\u201d ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p>Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indoensia. Di pesantren, santri menerima tugas, dan hak yang sama. \u201cTidak ada santri yang kemudian diistemawakan dari santri yang lainnya,\u201d ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p>Selain itu, Qais juga berpesan kepada santri untuk tidak perlu minder dan kecil hati. Di pesantren, ungkapnya, bukan hanya bekal ilmu agama yang diajarkan, tapi juga pengetahuan umum.\u00a0<\/p>\n<p>Baginya, kalau santri sungguh-sungguh belajar dan mengikuti seluruh kegiatan di pesantren, disertai dengan ibadah yang maksimal, maka ia akan berhasil. (*)<\/p>\n<p>Editor\u00a0<strong>Mohammad Nurfatoni<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/242802\/06\/03\/bukti-pancasila-sudah-dipraktikkan-di-pesantren\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Qais Zauqi menyampaikan amanah pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Bukti Pancasila <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=6175\" title=\"Bukti Pancasila Sudah Dipraktikkan di Pesantren | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":6176,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-6175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6175"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6175\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6175"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=6175"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=6175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}