{"id":6548,"date":"2022-06-12T04:51:19","date_gmt":"2022-06-11T20:51:19","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/06\/12\/lima-syarat-membangun-jejaring-aum-kesehatan-pwmu-co\/"},"modified":"2022-06-12T04:51:19","modified_gmt":"2022-06-11T20:51:19","slug":"lima-syarat-membangun-jejaring-aum-kesehatan-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=6548","title":{"rendered":"Lima Syarat Membangun Jejaring AUM Kesehatan | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" width=\"559\" height=\"445\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Direktur-RSML.jpg\" alt=\"Lima syarat membangun jejaring\" class=\"wp-image-243479\" srcset=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Direktur-RSML.jpg 559w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Direktur-RSML-300x239.jpg 300w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Direktur-RSML-150x119.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 559px) 100vw, 559px\"\/><figcaption>Direktur RSML dr Umi Aliyah <\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong>\u2013 Lima syarat membangun\u00a0jejaring dan sinergitas amal usaha Muhammadiyah \u00a0Kesehatan disampaikan Direktur <a href=\"https:\/\/rsmlamongan.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">RS Muhammadiyah Lamongan<\/a> dr Umi Aliyah.<\/p>\n<p>Lima syarat itu diulas dr Umi Aliyah dalam Rapat Kerja Daerah Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan di Rayz UMM Hotel Malang, Sabtu-Ahad (4-5\/6\/22).<\/p>\n<p>Hadir dalam acara ini pengelola RS Muhammadiyah dan klinik di bawah PDM Lamongan.<\/p>\n<p>Dokter Umi menjelaskan lima syarat membangun jejaring <a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/aum-kesehatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">AUM Kesehatan<\/a> itu, pertama, koneksi yang dibangun seseorang atau organisasi untuk menunjang efektivitas profesional dalam membangun bisnis maupun pekerjaan.<\/p>\n<p>\u201dIni adalah forum yang sangat tepat karena selama berpuluh-puluh tahun belum pernah ada kumpulan satu atap mulai RS Muhammadiyah yang empat dan 11 klinik Muhammadiyah Lamongan jadi satu. Mudah-mudahan setelah rakerda ini nanti kita semua dari klinik dan rumah sakit bisa berjejaring dengan baik,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Kedua, minat dan upaya. \u201dJadi kembali ke hati kita setelah kembali dari rakerda ini, kita tidur apa betul-betul berjejaring,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ketiga, membangun kepercayaan. Yaitu kepercayan antar seluruh unsur klinik maupun rumah sakit.<\/p>\n<p>Keempat, penetapan tujuan. \u201dGolnya itu apa MPKU sebagai dinas kesehatan?\u201d selorohnya. Kelima, silaturahmi.<\/p>\n<h4><strong>Empat Sinergitas<\/strong><\/h4>\n<p>Dokter Umi juga menerangkan empat sinergitas yang harus dibangun. Pertama, sinergi itu hubungan yang saling menguntungkan dari pihak-pihak yang berbeda. Saling menguntungkan klinik itu menguntungkan rumah sakit dan rumah sakit juga menguntungkan klinik.<\/p>\n<p>Kedua, sinergi berasal dari bahasa Yunani synergos yang berarti bekerja bersama-sama. Sinergi adalah suatu bentuk proses atau interaksi yang menghasilkan suatu keseimbangan yang harmonis sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimal.<\/p>\n<p>Ketiga, syarat utama penciptaan sinergi yakni kepercayan, komunikasi yang efektif, <em>feedback <\/em>yang cepat dan kreativitas.<\/p>\n<p>Keempat, agar bisa menyatukan seluruh eleman untuk bahu-membahu perlu kepemimpinan dengan gaya manajemen sinergi.<\/p>\n<p>\u201cIni nanti kita semua MPKU kemudian para direktur dan kepala klinik dan cabang yang mempunyai klinik harus bersinergi,\u201d ajak dr Umi.<\/p>\n<p>Mengapa harus melayani umat dengan berjejaring karena tuntutan BPJS atau proses rujukan berjejaring yang semakin ketat. Kemudian untuk menghindari kanibal antara AUMkes Lamongan.<\/p>\n<p>Juga menghemat investasi dan model kerja di antara AUMkes Lamongan. Kemudian membangun aliansi strategis yang kokoh, kompetitif, dan berkelanjutan. Juga mengoptimalkan produk unggulan berjenjang di dalam AUMKes Lamongan.<\/p>\n<h4><strong>Strategi Jejaring<\/strong><\/h4>\n<p>Alumnus Kedokteran Universitas Diponegoro ini menjelaskan konsep rantai nilai yang mendasari strategi\u00a0 jejaring\u00a0 AUMKes Lamongan.<\/p>\n<p>Sekarang ini ada Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan tipe B, kemudian tipe C itu Rumah Sakit Muhammadiyah Umum Babat, dan tipe D itu Rumah Sakit Muhammadiyah Babat dan Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas. Jadi ada empat Rumah Sakit Muhammadiyah dan\u00a0\u00a0 Klinik Muhammadiyah ada 11.<\/p>\n<p>Empat Rumah Sakit Muhammadiyah, kata dr Umi, harus fokus pada klinis, hemat investasi, dan hemat biaya. \u201dNah aliran\u00a0 value \u00a0yang lancar dan unggul adalah sebagai bentuk sinergi jejaring dari AUMkes, sehingga umat itu makin <em>trust<\/em> (percaya) dan memperoleh manfaat terbaik dari jejaring secara hemat dan berkelanjutan tidak putus di tengah jalan.<\/p>\n<h4><strong>Tantangan dan Permasalahan<\/strong><\/h4>\n<p>Tantangan optimalisasi peran MPKU, AUMKes di Lamongan semakin berkembang. Klasifikasi klinik dan rumah sakit cukup beragam mulai rumah sakit tipe D, C, dan B. Potensi warga Muhammadiyah yang belum dioptimalkan.<\/p>\n<p>Muhammadiyah, kata dr Umi, <em>wis pelaku sak karepe dewe<\/em> mau jadi anggota peserta JKN, bisa pilih klinik apa Puskesmas. \u201dTapi Klinik Muhammadiyah yang sudah bekerja sama dengan BPJS berapa? Ternyata baru tujuh klinik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ini adalah PR. <a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/mpku-lamongan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">MPKU Lamongan<\/a> harus mendorong semua Klinik Muhammadiyah bisa bekerja sama dengan BPJS. \u201dKalau sudah bekerja sama dengan BPJS, warga di sekitar diajak pindah ke Klinik Muhammadiyah,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Dokter Umi menjelaskan, BPJS sekarang menetapkan syarat Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) banyak sekali. Seperti kamar mandi harus di dalam. Ukuran kamar isi empat bed atau enam bed harus ukuran berapa. Tidak boleh mepet-mepet.<\/p>\n<p>Termasuk penetapan dokter organik spesialis. Permasalahan selanjutnya adalah fee rujukan. Dia mengatakan, merujuk ke rumah sakit tertentu dapat fee Rp 500 ribu. Di <a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/rsml\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">RSML<\/a> paling\u00a0 cuma Rp 100 ribu. Akhirya klinik-klinik dan praktik-praktik pribadi berbondong-bondong ke rumah sakit yang bisa memberikan fee besar. \u201cIni kesejahteraan semu sesat, atau kenikmatan sesat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bahkan, kata dia, ada bidan yang punya rumah bersalin sampai minta sistem ijon. \u201dMinta sepeda motor di depan. OK, tapi setahun harus merujuk sekian pasien ke rumah sakit tertentu,\u201d katanya. <\/p>\n<p>Penulis <strong><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/slamet-hariadi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Slamet Hariadi<\/a><\/strong> \u00a0Editor <strong>Sugeng Purwanto \u00a0<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/243478\/06\/11\/lima-syarat-membangun-jejaring-aum-kesehatan\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktur RSML dr Umi Aliyah PWMU.CO\u2013 Lima syarat membangun\u00a0jejaring dan sinergitas amal <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=6548\" title=\"Lima Syarat Membangun Jejaring AUM Kesehatan | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":6549,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-6548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6548"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=6548"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=6548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}