{"id":6912,"date":"2022-06-20T12:20:52","date_gmt":"2022-06-20T04:20:52","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/06\/20\/tujuh-santri-panti-khitan-donatur-beri-simpati-pwmu-co\/"},"modified":"2022-06-20T12:20:52","modified_gmt":"2022-06-20T04:20:52","slug":"tujuh-santri-panti-khitan-donatur-beri-simpati-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=6912","title":{"rendered":"Tujuh Santri Panti Khitan, Donatur Beri Simpati | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" width=\"800\" height=\"551\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Khitan-PAM.jpg\" alt=\"Tujuh santri panti\" class=\"wp-image-244338\" srcset=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Khitan-PAM.jpg 800w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Khitan-PAM-300x207.jpg 300w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Khitan-PAM-150x103.jpg 150w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Khitan-PAM-768x529.jpg 768w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Khitan-PAM-750x517.jpg 750w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\"\/><figcaption>Tujuh santri PAM kenjeran dikhitan.<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong>\u2013 Tujuh santri Panti Asuhan Muhammadiyah <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/Panti-Asuhan-Muhammadiyah-Kenjeran-Kota-Surabaya-109876583726224\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">(PAM) Kenjeran<\/a> \u00a0Jl. Tambak Wedi Baru 77 Surabaya dikhitan bersama, Ahad (19\/6\/2022) pagi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/khitan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Khitan <\/a>ini ditangani dokter dari RS PHC Surabaya dr Candra. Wali santri juga hadir menyaksikan. Selesai khitan bisa membawa pulang anak itu untuk dirawat selama satu pekan diantar oleh kendaraan yang disediakan panti.<\/p>\n<p>Tujuh santri panti yang khitan yaitu Rafa Devian Mustofa (TK Mutiara Bunda), Rafi Devian Mustofa (TK Mutiara Bunda), Arya Putra Nugraha kelas 1 (MI Muhammadiyah 25 Surabaya), M Mu\u2019thon Rayhanul Firdaus kelas 2 (MI muhammdiyah 25 Surabaya), Rizki Aditya Ramadani kelas 2 (MI Muhammadiyah 25 Surabaya), M Ainul Rofiq kelas 3 (MI Muhammadiyah 25 Surabaya).<\/p>\n<p>Kepala <a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/pam-kenjeran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">PAM Kenjeran<\/a> Ustadz M Wasyib Tirtanang SH MPd menjelaskan, ini program tahunan untuk anak-anak yang siap khitan. \u201dKita dibantu oleh donatur kita Ustadzah Rustina mencari dokter yang mengkhitan anak-anak. Alhamdulillah ada yang bersedia dan semuanya gratis,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201dSaya ucapkan terima kasih kepada dokter yang sudah membantu kelancaran dan kesuksesan acara khitan ini. Semoga Allah membalas jasa para dokter dan semua stafnya yang membantu. Aamiin,\u201d tuturnya.<\/p>\n<h4><strong>Perawatan<\/strong><\/h4>\n<p>Dokter Candra menjelaskan tata cara perawatan pasca khitan loter. Ada yang menyebut khitan laser tanpa jarum. \u201dKetika dikhitan hanya terasa kaget seperti tersiram air pakai selang yang keras,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201dSetelah adik-adik pulang ke rumah, saya pesan, pertama, tidak boleh kena air. Kedua, bagian bawahnya harus kering dan bersih. Kalau mau pipis dan buang air besar pakai tisu saja tidak boleh kena air,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia mengatakan, kalau perawatan mengikuti saran tadi insyaallah lima hari sudah sembuh. \u201dKuncinya bagian bawah tidak boleh basah karena lembab dan yang bagian atas lebih cepat kering,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Dia juga mengingatkan, obatnya diminum teratur sesuai aturan. Ada obat antibiotik dan anti nyeri. \u201dObat anti nyeri bisa disetop kalau sudah tidak sakit lagi. Obat antibiotik harus habis,\u201d tandasnya. Anti nyeri diminum tiga jam setelah khitan. Rasa nyeri puncaknya terasa setelah enam sampai 12 jam.<\/p>\n<p>Kalau nanti lukanya kering seperti keripik, sambung dia, tandanya itu sudah mau sembuh. Tetesi Betadin saja. Jangan kasih apa-apa. Pagi, sore, dan malam pemberian Betadin supaya nanti maksimal seperti keripik.<\/p>\n<h4><strong>Perhatian Donatur<\/strong><\/h4>\n<p>Banyak donatur menyumbang untuk tujuh santri yang khitan ini. Memberi uang saku, peralatan tulis, dan shalat.<\/p>\n<p>Wali santri Emirianti Ningsih yang mengkhitan anaknya Rafa dan Rafi mengucapkan terima kasih kepada PAM Kenjeran. \u201dSaya bersyukur menitipkan anak di PAM Kenjeran supaya pendidikan dan akhlaknya terbina,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dia menitipkan anaknya karena suaminya menelantarkan. Emirianti bekerja menjadi tukang pijat dan penjual nasi bungkus.<\/p>\n<p>Penulis <strong><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/nashiiruddin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Nashiiruddin<\/a><\/strong> Editor <strong>Sugeng Purwanto<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/244337\/06\/20\/tujuh-santri-panti-khitan-donatur-beri-simpati\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tujuh santri PAM kenjeran dikhitan. PWMU.CO\u2013 Tujuh santri Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=6912\" title=\"Tujuh Santri Panti Khitan, Donatur Beri Simpati | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":6913,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-6912","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6912"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6912\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6912"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=6912"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=6912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}