{"id":7580,"date":"2022-07-05T02:07:34","date_gmt":"2022-07-04T18:07:34","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/07\/05\/dari-tauhid-sampai-moderat-berikut-empat-ciri-islam-berkemajuan\/"},"modified":"2022-07-05T02:07:34","modified_gmt":"2022-07-04T18:07:34","slug":"dari-tauhid-sampai-moderat-berikut-empat-ciri-islam-berkemajuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=7580","title":{"rendered":"Dari Tauhid sampai Moderat, Berikut Empat Ciri Islam Berkemajuan"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div>\n<p><strong>Gresik, InfoMu.co<\/strong> \u2013 Muhammadiyah sebagai organisasi Islam Berkemajuan memiliki empat ciri. Ciri pertama yang melekat pada Islam Berkemajuan adalah bertauhid murni, tidak boleh ada penduaan Allah SWT dalam keimanan. Tauhid murni ini membebaskan manusia dari belenggu keduniaan dan lainnya, sebab hanya satu yang disembah dan ditaati yaitu Allah SWT.<\/p>\n<div class=\"jeg_ad jeg_ad_article jnews_content_inline_ads  \">\n<p>Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Syafiq A. Mughni, ciri pertama dari Islam Berkemajuan ini tidak bisa hanya sebatas keyakinan, melainkan harus nampak atau mewujud dalam perbuatan atau laku hidup harian.<\/p>\n<\/div>\n<p>Oleh karena itu, Tauhid harus dibuktikan dan diperjuangkan oleh muslim \u201cApakah sudah mencerminkan tauhid dalam kehidupan kita,\u201d ungkapnya pada (28\/6) di acara Peresmian Muhammadiyah Boarding School (MBS) At-Taqwa, Gresik.<\/p>\n<p>Guru Besar Bidang Sejarah Kebudayaan Islam ini menjelaskan, bahwa tauhid murni ini mempengaruhi pandangan orang Muhammadiyah dalam melihat sesama. Karena yang paling tinggi adalah Allah SWT, maka semua manusia di mata orang Muhammadiyah itu sama, yang membedakan hanya iman dan taqwanya. Pandangan mendasar ini menjadi pijakan Muhammadiyah dalam menjalin relasi dan bekerjasama dengan siapapun.<\/p>\n<p>Selain itu, prinsip kerjasama yang dipedomani oleh Muhammadiyah tersebut merujuk pada Al Ma\u2019idah ayat 2. Ciri kedua adalah kembali pada Al Qur\u2019an dan Sunnah. Menurut Prof. Syafiq, yang membedakan semangat kembali pada Al Qur\u2019an dan Sunnah yang dimiliki oleh Muhammadiyah dengan gerakan yang lain adalah tidak \u2018letterlijk\u2019, atau tekstual.<\/p>\n<p>Cara pandangan tersebut, kata Syafiq, menjadi salah satu alasan perihal perbedaan penetapan hari-hari besar umat Islam. Seperti yang terjadi sekarang, tentang perbedaan penetapan Hari Raya Iduladha Muhammadiyah yang berbeda dengan Pemerintah Indonesia.<\/p>\n<p>Ciri ketiga adalah ijtihad dan tajdid, dalam hal ini ada yang sifatnya dinamis dan statis. Dalam urusan muamalah Muhammadiyah dinamis, tetapi dalam urusan ibadah Muhammadiyah statis, tidak boleh ada tambah-tambahan.<\/p>\n<p>Ciri selanjutnya, atau yang keempat adalah bersikap moderat, tengahan atau wasathiyah. Dia menjelaskan, wasathiyah diambil dari kata ummatan wasathan, yang baik, yang seimbang, yang toleran, dan yang tidak ekstrim.<\/p>\n<p>\u201cDengan kata lain Islam sesungguhnya agama wasathiyah. Dengan wasathiyah kita menolak ekstrim. Jangan engkau bersikap ekstrim berlebihan dalam urusan agama,\u201d pesannya. (muhammadiyah.or.id)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/infomu.co\/dari-tauhid-sampai-moderat-berikut-empat-ciri-islam-berkemajuan\/\">sumber berita dari infomu.co<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gresik, InfoMu.co \u2013 Muhammadiyah sebagai organisasi Islam Berkemajuan memiliki empat ciri. Ciri <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=7580\" title=\"Dari Tauhid sampai Moderat, Berikut Empat Ciri Islam Berkemajuan\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7581,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2314],"class_list":["post-7580","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2314,"user_id":9,"is_guest":0,"slug":"infomu","display_name":"Infomu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/20a1c6136139a776494236406eb4515022f20942b676f8116da8454f72d3025f?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"Infomu","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7580","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7580"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7580\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7581"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7580"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7580"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7580"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=7580"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=7580"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}