{"id":7908,"date":"2022-07-12T00:36:32","date_gmt":"2022-07-11T16:36:32","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/07\/12\/anak-medsos-rentan-agresif-psikolog-peran-keluarga-penting-pwmu-co\/"},"modified":"2022-07-12T00:36:32","modified_gmt":"2022-07-11T16:36:32","slug":"anak-medsos-rentan-agresif-psikolog-peran-keluarga-penting-pwmu-co","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=7908","title":{"rendered":"Anak Medsos Rentan Agresif, Psikolog: Peran Keluarga Penting | PWMU.CO"},"content":{"rendered":"<div>\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" width=\"1200\" height=\"553\" src=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-1200x553.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-247492\" srcset=\"https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-1200x553.jpeg 1200w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-300x138.jpeg 300w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-150x69.jpeg 150w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-768x354.jpeg 768w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-1536x708.jpeg 1536w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-750x345.jpeg 750w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2-1140x525.jpeg 1140w, https:\/\/pwmu.co\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/WhatsApp-Image-2022-07-10-at-09.57.14-2.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\"\/><figcaption>Riza Wahyuni SPsi MSi Psikolog, pembicara pada Smart Parenting di TK Aisyiyah 36 PPI Gresik (Iffah Nehayati\/PWMU.CO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Anak Medsos Rentan Agresif, Psikolog: Peran Keluarga Penting; Liputan\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/tag\/anik-nur-asia-masud\/\">Anik Nur Asia Mas\u2019ud<\/a><\/strong>, kontributor PWMU.CO Gresik.<\/p>\n<p><strong>PWMU.CO<\/strong>\u00a0\u2013 Riza Wahyuni SPsi MSi Psikolog menjadi pembicara pada acara Smart Parenting \u201cTumbuh Kembang dan Kesiapan Belajar Anak\u201d di Aula TK <a href=\"https:\/\/www.aisyiyah.or.id\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Aisyiyah<\/a> 36 Perumahan Pongangan Indah (PPI) Gresik, Sabtu (2\/7\/2022).\u00a0<\/p>\n<p>\u201cSebelum kita bicara anak, kita bicara diri kita dulu,\u201d ucap Riza Wahyuni di awal acara.\u00a0<\/p>\n<p>Dia lalu menanyakan harapan orangtua terhadap anak kepada 45 wali siswa baru yang hadir. \u201cKetika anak masih kecil, dalam gambaran kita, anakku itu harus sesuai dengan gambaran yang ada di dalam pikiranku, anaknya anteng duduk manis mendengarkan, pokoknya\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0boleh main HP, pokoknya anakku itu harus sehat, cerdas, punya akhlak yang bagus, bisa\u00a0<em>ngaji<\/em>,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lalu, \u201cSekarang dalam sehari sudah berapa ayat kita mengaji,\u201d lanjutnya. Jadi kita selalu punya gambaran tentang apa yang kita inginkan tentang anak.\u00a0<\/p>\n<p>Ketika anak kita tidak seperti yang kita gambarkan, \u2018Kok anak saya\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0bisa\u00a0<em>diem<\/em>, lari sana lari sini, saya lama-lama capek., saya sudah kerja dari pagi sampai malam, di rumah anak nangis, rasanya kepala mau pecah! Ada yang begitu?\u2019\u201d tanya Bu Riza\u2014panggilannya\u2014dengan senyum.<\/p>\n<p>Ia memaparkan, hari ini ada sekitar 70 persen anak usia remaja yang mengalami depresi, yang datang ke tempat praktiknya. Anak usia SD selama tahun 2021 yang mengalami gejala depresi ada 15 anak. Gejalanya, suka marah, emosi yang tidak terkontrol, mengalami kesulitan tidur, bermain gawai lebih dari 10 jam, menolak bersosialisasi, tidak mau makan, atau makan yang berlebihan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cNah kalau kita lihat dalam hal ini, berarti ada apa dengan anak kita?\u201d tannyanya. \u201cKenapa anak dinamikanya menjadi sedemikian rupa\u201d\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKalau saya sih senang-senang saja. Bapak ibu datang ke saya konsultasi, bayar. Psikolog\u00a0<em>wayae payu iki<\/em>. Karena pascapandemi banyak orang yang stres,<em>\u00a0nggak<\/em>\u00a0anaknya,\u00a0<em>nggak<\/em>bapaknya,\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0ibunya,\u201d ungkapnya. \u201cIni menjadi problem kita.\u201d<\/p>\n<p>Anak yang mengalami depresi dengan gejala-gejalanya, sebagian dari mereka karena kehilangan hubungan emosional antara orang tua dan anak. \u201cBanyak di antara kita yang hanya siap jadi bapak dan ibu, jadi mama dan papa, tetapi banyak di antara kita yang tidak siap menjadi orangtua,\u201d sindirnya.<\/p>\n<p>\u201cBedanya menjadi orangtua atau menjadi bapak ibu, Kalau kita jadi mami papi, pokoknya saya melahirkan anak. Saya\u00a0<em>besarin<\/em>. Saya kasih makan. Saya\u00a0<em>sekolahin<\/em>. Saya penuhi pendidikannya. Saya kasih pendidikan yang terbaik. Pokoknya selesai beres,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Tapi, ia melanjutkan, kalau jadi orangtua, segala risiko yang terjadi pada anak-anak kita, mau dia ramai, mau dia suka manggil-manggil kita, mau dia teriak-teriak, mau dia bagaimanapun, kita menerima keadaan itu. Dan kemudian kita berusaha memperbaiki situasinya.<\/p>\n<p>Menurutnya, orangtua zaman sekarang banyak yang suka mengeluh. Ketika anaknya kritis,\u00a0<em>umek<\/em>, suka tanya kemudian selalu protes. Itu bagi kita dianggap menyakitkan.\u00a0<\/p>\n<p>Apalagi kalau dia bilang, \u201cBunda itu lho katanya\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0boleh main HP, tapi bunda kok main HP dari pagi sampai sore!\u201d<\/p>\n<p>\u201dYa kan bunda kerja, bunda bla \u2026bla. Nah ini\u2026,\u201d ujar wanita kelahiran Rumbai, Kota Pekanbaru, itu, mengingatkan.<\/p>\n<p>Sebenarnya, kata dia, yang mengajari anak membantah itu kita sendiri. Yang\u00a0<em>ngajarin<\/em>\u00a0anak kita tidak respek itu kita sendiri. Ketika mereka tidak nyaman dengan kita, maka anak akan mencari figur yang membuat dirinya merasa nyaman. \u201cBagaimana figur yang mereka cari? Mereka mendapatkan figur itu justru di media sosial,\u201d jelas Praktisi Psikologi Klinis-Forensik LPP Geofira ini.<\/p>\n<p>Bu Riza menegaskan, \u201cJangan salah bapak ibu, sekarang lagi berkembang di mana anak-anak kita sudah terpapar dengan namanya pornografi yang dilakukan oleh orang-orang di media sosial.\u201d\u00a0<\/p>\n<p>Baca sambungan di halaman 2: <strong>Anak Jangan Punya Akun Sendiri<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/pwmu.co\/247491\/07\/11\/anak-medsos-rentan-agresif-psikolog-peran-keluarga-penting\/\">sumber berita<\/a> by <a href=\"\">[pwmu.co]<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Riza Wahyuni SPsi MSi Psikolog, pembicara pada Smart Parenting di TK Aisyiyah <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=7908\" title=\"Anak Medsos Rentan Agresif, Psikolog: Peran Keluarga Penting | PWMU.CO\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":7909,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2322],"class_list":["post-7908","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2322,"user_id":8,"is_guest":0,"slug":"pwmu-co","display_name":"PWMU CO","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5f15f1d1322b4c7ebbc526efeb445a60ad49b675f17de7d9b1484949e600541a?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"PWMU","last_name":"CO","user_url":"","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7908"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7908\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7908"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=7908"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=7908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}