{"id":9455,"date":"2022-08-11T08:13:33","date_gmt":"2022-08-11T00:13:33","guid":{"rendered":"https:\/\/girimu.com\/2022\/08\/11\/buka-pesona-i-ptkn-2022-di-uin-bandung-menteri-agama-jaga-sportivitas\/"},"modified":"2022-08-11T08:13:33","modified_gmt":"2022-08-11T00:13:33","slug":"buka-pesona-i-ptkn-2022-di-uin-bandung-menteri-agama-jaga-sportivitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/girimu.com\/?p=9455","title":{"rendered":"Buka PESONA I PTKN 2022 di UIN Bandung, Menteri Agama: Jaga Sportivitas"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div itemprop=\"text\">\n<div class=\"majalahpro-core-banner-beforecontent\"><a href=\"https:\/\/muhammadiyah.or.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/Banner-2-Muktamar-48-Muhammadiyah-Aisyiyah.png\" width=\"\u201d468\u2033\" height=\"\u201d100\u2033\"\/><\/a><\/div>\n<p><strong>BANDUNGMU.COM \u2013<\/strong> Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas resmi membuka even Pekan Seni dan Olahraga (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) tahun 2022 di kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (09\/08\/2022).<\/p>\n<p>Kirab nusantara, karnaval budaya lengkap dengan baju adat, dan memainkan angklung menjadi pembuka PESONA I PTKN yang diikuti dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Suntana, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kemenag Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam\u00a0 Prof. Dr. Suyitno, M.Ag., Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam, para Rektor PTKN dan Wakil Rektor se-Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam pidato sambutannya, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan apresiasinya atas terlaksananya even besar pertama yang melibatkan 61 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri di Indonesia.<\/p>\n<p>Gus Yaqut\u2014sapaan akrabnya\u2014menyampaikan pertandingan olahraga merupakan pertandingan prestasi. Melalui PESONA ini, kita jadikan sebagai ikhtiar untuk memotivasi kalangan akademisi dan masyarakat untuk mencintai olahraga. Apakah itu olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga rehabilitasi, dan olahraga prestasi.<\/p>\n<p>Setidaknya even ini dapat dijadikan sebagai piranti mengembangkan olahraga prestasi yang bertujuan untuk meraih prestasi dengan cara mengikuti pertandingan atau perlombaan. Gus Yaqut berpesan, terutama kepada para peserta dan kontingen PESONA I, agar menjaga sportivitas.<\/p>\n<p>\u201cOlahraga dan agama adalah tarikan napas yang tidak dapat dipisahkan. Seperti saat kita menyaksikam pertandingan sepakbola, jika ada pemain yang mencetak gol, maka secara spontan dia akan melakukan sujud syukur untuk yang beragama Islam atau memalangkan tanda salip untuk yang beragama Nasrani ataupun menadahkan tangan untuk berdoa. Olahraga itu mencari prestasi, siapa yang ulet dia yang menang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dalam pertandingan olahraga hampir bisa dipastikan bahwa yang tampil menjadi pemenang adalah yang ulet berlatih.<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-insidecontent majalahpro-core-center-ads\">\n<div class=\"gmr-embed-responsive gmr-embed-responsive-16by9 gmr-video-responsive\"><iframe loading=\"lazy\" title=\"Megahnya Gedung Dekat Masjid Al- Jabbar | Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung\" width=\"1140\" height=\"641\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/12ER7lJyZOc?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<\/div>\n<p>Namun, para atlet meskipun mereka tahu kemampuan mereka dalam satu bidang olahraga ketika mau tanding itu mesti berdoa dulu sebelumnya yakin bisa memenangkan pertandingan. Artinya, antara olahraga, agama, dan Tuhan tidak terpisahkan.<\/p>\n<p>Menurutnya, olahraga, seni, dan agama tidak dapat dipisahkan dan Allah mencintai keindahan.<\/p>\n<p>\u201cSaya minta ini jangan putus, apalagi sudah ada piala bergilirnya, jangan nanti dirjen ganti atau direkturnya naik eselon 1 ini ditinggalkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Gus Yaqut menutup sambutannya dengan sebuah pantun, \u201cIkan hiu geter-geter, se you latter,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Dirjen Pendis, Prof Dhani, sapaan akrabnya, menegaskan jika menilik sejarah perkembangan peradaban manusia, setiap kemajuan selalu beriringan dengan capaian-capaian gemilang pada bidang seni dan olah raga.<\/p>\n<p><strong>Lebih berwarna<\/strong><\/p>\n<p>\u201cBerkesenian menghiasi kehidupan manusia, agar tampil lebih berwarna dan indah. Allah Maha Indah dan Mencintai Keindahan (All\u00e2h jam\u00eel, yuhibbul jam\u00e2l). Oleh karena itu, pada hakikatnya, seni itu indah dan membangun (konstruktif), bukan merusak (destruktif),\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Salvador Dali, seorang pelukis dunia dari Spanyol, menyatakan bahwa sejatinya para seniman bukanlah orang yang terinspirasi, tetapi orang yang menginspirasi orang lain.<\/p>\n<p>Olahraga identik dengan latihan tubuh, pikiran, dan jiwa agar kuat dan sehat, di mana mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (Al-Mukmin al-qawi khairun min al-mukmin al-dla\u2019if).<\/p>\n<p>\u201cSehatnya tubuh terpancar pula aura positif dan pikiran yang bersih, al-\u2018aql al-S\u00e2lim fi al-jism al-S\u00e2lim atau dalam bahasa Latin dikenal Men Sana in Coropore Sano (jiwa yang sehat ada pada tubuh yang kuat). Oleh karena itu, pendidikan dalam Islam tidak hanya dimaksudkan untuk pengetahuan (basthatan f\u00ee al-\u2018Ilm), tetapi juga basthatan fi al-jism (kuat jiwanya),\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Prof Dhani sangat berharap, semoga PESONA ini dapat memesona\u00a0 dalam semua aspeknya. Memesona dari kegiatan pembukaannya, memesona pada berbagai pertandingan dan perlombaannya.<\/p>\n<p>\u201cHal yang paling penting adalah memesona dari aspek akhlak karimah para penyelenggara dan peserta PESONA ke-1 ini. Mari kita tunjukkan bahwa nilai-nalai keagamaan dan lokal wisdom kita mampu menjadi asas fundamental untuk moralitas, kejujuraran, dan sportivitas,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Dengan semangat bulan inspirasi dan kemerdekaan, bulan Agustus, mari berbagai perlombanan, pertandingan, dan kompetisi pada setiap cabang ini tetap menjunjung tinggi moralitas, kejujuran, dan sportivitas.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap, PESONA ke-1 ini akan menjadi cikal bakal seniman dan atlet yang berkualitas,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p><strong>Didoakan Kang Emil<\/strong><\/p>\n<p>Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap acara yang diselenggarakan dari 08-13 Agustus ini dapat berjalan dengan lancar. \u201cSaya doakan acara ini harus sukses, selamat dan sukses untuk PESONA I,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Karena masih dalam suasana pandemi yang masih meningkat, Kang Emil\u2014sapaan akrabnya\u2013mengajak kepada hadirin yang hadir agar tetap menjaga protokol kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cCovid-19 tidak akan hilang akan menyertai kita seperti flu, insyaallah hidup kita segera normal,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Kapolda Jabar Irjen Suntana mengatakan, jajaran Polda Jabar siap membantu apa pun kegiatan yang digelar di UIN SGD Bandung, terutama dalam urusan SDM. Dirinya mengatakan kehadiran UIN Bandung sangat membantu dalam proses rekrutmen anggota polisi di Jawa Barat.<\/p>\n<p>\u201cDosen hingga profesor ikut (andil) rekrutmen polisi di Polda Jabar, semoga kerja sama ini berlanjut dan kota prinsipnya berkolaborasi dan membangun bersama. Sebagai Kapolda yang mengawasi keamanan dan ketertiban, kami tidak dapat bekerja jika tidak ada bantuan dari berbagai pihak,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Semangat berkompetisi<\/strong><\/p>\n<p>Sebagai tuan rumah penyelenggaraan PESONA I PTKN, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si menyampaikan PESONA merupakan bentuk transformasi dari kegiatan semula yang bernama PIONIR yang kemudian menjadi 2 even, yaitu OASE di Aceh dan PESONA di Bandung.<\/p>\n<p>Semangat berkompetisi (Fastabiqul Khairat) yang berbasiskan solidaritas dan persaudaran antar mahasiswa PTKN menjadi suatu keharusan. Oleh karena itu, PESONA menjadi program strategis bagi generasi muda yang kritis, kreatif, dan inovatif sehingga menjadi bekal mahasiswa dalam menyongsong Indonesia Maju 2045.<\/p>\n<p>Tema yang diusung dalam Pesona I PTKN 2022 adalah \u201cTransformasi Nilai-Nilai Kebermanfaatan dalam Bingkai Kebersamaan untuk Indonesia Unggul.\u201d Dengan tagline adalah \u201cSpirit of Harmony\u201d.<\/p>\n<p>PESONA I PTKN 2022 memperlombakan sebanyak 22 cabang yang terdiri 12 bidang seni dan 10 pertandingan olahraga. Untuk bidang seni, ada Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur\u2019an (MHQ), Musabaqah Syarhil Qur\u2019an (MSQ), Pop Solo Islami, Cipta Lagu Islami, Musikalisasi Hadits, Puitisasi Terjemah Al-Qur\u2019an, Qasidah Modern, Kaligrafi, Film Pendek, Stand Up Comedy, dan Monolog.<\/p>\n<p>Untuk bidang olahraga ada 10 cabang pertandingan yaitu Tenis Meja, Catur, Pencak Silat (seni), Karate (Seni\/Kata), Taekwondo (seni), Volley ball, bulutangkis, Basket ball, Futsal, dan Panjat Tebing.<\/p>\n<p>\u201cPESONA I yang diikuti oleh 61 PTKN dengan jumlah peserta 3459 atlet. Saya harap kegiatan ini berjalan lancar, PESONA PTKN mampu tampil mempesona dalam konteks menjaga NKRI. Semoga kehadiran Bapak Ibu mendapatkan keberkahan. Terutama atas hadirnya PTKN, mulai dari Islam, Kristen, Hindu, sampai Konghucu,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p><strong>Luncurkan Buku Grand DEsain PTKN 2020-2045<\/strong><\/p>\n<p>Dalam acara pembukaan diluncurkan Buku Grand Design Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2020-2045. Melalui Direktorat DIKTIS diharapkan Grand Design ini sebagai peta jalan bagi para pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan tinggi keagamaan Islam berdasarkan visi, strategi, milestones, dan program kerja yang sistematik dan terukur untuk mencapai World Class University (WCU) yang berdaya saing nasional dan global.***<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-aftercontent majalahpro-core-center-ads\"><!-- Composite Start --><\/p>\n<p><!-- Composite End --><br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/rotiyu.id\/?hl=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full\" class=\"size-full\" src=\"https:\/\/bandungmu.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/iklan-roti-kotak.jpg\"\/><\/a><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p><script async defer crossorigin=\"anonymous\" src=\"https:\/\/connect.facebook.net\/id-ID\/sdk.js#xfbml=1&#038;version=v9.0&#038;appId=1703072823350490&#038;autoLogAppEvents=1\" nonce=\"4G7nS4tr\"><\/script><script async defer src=\"https:\/\/platform.instagram.com\/en_US\/embeds.js\"><\/script><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/bandungmu.com\/buka-pesona-i-ptkn-2022-di-uin-bandung-menteri-agama-jaga-sportivitas\/\">sumber berita ini dari bandungmu.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNGMU.COM \u2013 Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas resmi membuka even <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/girimu.com\/?p=9455\" title=\"Buka PESONA I PTKN 2022 di UIN Bandung, Menteri Agama: Jaga Sportivitas\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":9456,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[101,440],"tags":[],"newstopic":[],"ppma_author":[2316],"class_list":["post-9455","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kabar","category-muhammadiyah-news-network"],"authors":[{"term_id":2316,"user_id":15,"is_guest":0,"slug":"bandungmu","display_name":"bandungmu","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8334fb980c3d1187b7711db325350e101973e2944d1655f532e02475759c5308?s=96&d=mm&r=g","author_category":"","first_name":"bandungmu","last_name":"","user_url":"http:\/\/bandungmu.com","job_title":"","description":""}],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9455"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9455\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/9456"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9455"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=9455"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/girimu.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fppma_author&post=9455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}