IPM Leadership Training Spemdalas Tanamkan Nilai Kepemimpinan Islami dan Kaderisasi Pelajar

Kontributor: Risma Oktavia

banner 468x60

GIRIMU.COM — Pimpinan Ranting IPM SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik menyelenggarakan kegiatan IPM Leadership Training dan Kajian IPM. Bertempat di Masjid Taqwa Spemdalas, kegiatan ini mengusung tema “Pemimpin Islami: Melayani dengan Hati, Menginspirasi dengan Akhlak”, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh kader IPM Spemdalas dengan tujuan membekali pelajar agar memiliki kemampuan kepemimpinan, tanggung jawab, serta kepercayaan diri dalam berorganisasi. Selain pelatihan leadership, kegiatan juga dibarengi dengan kajian ke-Islaman sebagai bekal spiritual menyambut bulan suci Ramadan.

Ketua Boarding School Spemdalas, Chanif Ichsan, SFil, hadir sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, ia menekankan, bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang mampu melayani dengan ketulusan hati serta menjadi teladan melalui akhlak yang baik.

Koordinator Bidang Bina Kader IPM Spemdalas, Octaria Wahyu Ningtias, SPd, menjelaskan, bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan karakter dan pemahaman kader terhadap nilai-nilai IPM.

“Kegiatan ini bertujuan melatih pelajar agar memiliki kemampuan memimpin, bertanggung jawab, percaya diri, serta mampu bekerja sama dalam tim. Apalagi menjelang Ramadan, kami padukan dengan kajian agar siswa juga siap secara spiritual,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan leadership penting diberikan sejak dini agar pelajar memahami nilai, tujuan, serta gerakan Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai organisasi otonom di bawah Persyarikatan Muhammadiyah.

Leadership dan Kajian IPM kali ini berfokus pada pembentukan kader progresif yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Nilai-nilai utama yang ditekankan dalam kegiatan ini meliputi ke-Islaman, kemandirian, solidaritas, dan integritas. Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan, peserta mampu menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif.

“Kami berharap peserta menjadi lebih percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, serta mampu mengambil keputusan dengan bijak,” tambahnya.

Kepemimpinan yang paling penting dimiliki pelajar saat ini adalah kemampuan komunikasi dan interaksi yang efektif, disertai rasa tanggung jawab dan kedisiplinan. Ia berharap IPM terus menjadi wadah pembinaan pelajar yang aktif, progresif, dan berakhlak mulia.

“Semoga IPM mampu melahirkan kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai keislaman, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. IPM harus menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan, inspiratif, dan berdampak,” pungkasnya.

Melalui kegiatan IPM Leadership Training dan Kajian ini, Spemdalas berkomitmen mencetak generasi pelajar yang siap menjadi pemimpin berakhlak, berkemajuan, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai perjuangan Muhammadiyah. (*)

 

Author