GIRIMU.COM – Siswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik turut ambil bagian dalam kegiatan penghimpunan zakat fitrah di sekolah. Melalui program Amil Cilik, para siswa dilibatkan secara langsung untuk membantu menjaga pos zakat fitrah secara bergiliran selama kegiatan berlangsung, Kamis (12/3/2026).
Program ini merupakan salah satu bentuk edukasi ke-Islaman yang diberikan kepada siswa agar mereka memahami makna zakat fitrah serta proses penghimpunan dan penyalurannya. Dengan pendampingan guru, para siswa yang tergabung dalam IPM dilatih menjalankan tugas sebagai amil cilik, mulai dari menerima zakat fitrah dari siswa, guru, dan warga sekolah, hingga mencatat data secara sederhana.
Annisah Puspitasari, SPd yang bertindak sebagai Ketua Panitia kegiatan penghimpunan zakat fitrah ini tak lupa menyediakan doa di atas kertas yang dipanjatkan saat penerimaan zakat.
“Semua amil cilik mendapat surat tugas serta pembimbingan dari sekolah yang bekerja sama dengan kantor Layanan Lazismu (KLL) Driyorejo,” ucapnya saat diwawancarai Girimu.com, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan penjagaan pos zakat fitrah dilakukan secara estafet oleh para anggota IPM selama kurun waktu 1 minggu. Mereka bergantian bertugas di meja penerimaan zakat yang telah disiapkan oleh panitia sekolah dari tanggal 3 hingga 11 Maret 2026. Para siswa terlihat antusias menjalankan peran tersebut sambil belajar tentang tanggung jawab dan pelayanan kepada sesama.
Debbie Chintya Rose, SPd, Kepala SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik menyampaikan, bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan zakat fitrah ini merupakan bagian dari pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman. Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya memahami teori tentang zakat, tetapi juga belajar mengelola kegiatan sosial keagamaan secara nyata.
“Melibatkan siswa sebagai amil cilik merupakan cara untuk mengenalkan kepada mereka bagaimana proses pengelolaan zakat fitrah. Dengan demikian, anak-anak dapat memahami bahwa zakat adalah bentuk kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga melatih keberanian dan rasa tanggung jawab para siswa. Mereka belajar berinteraksi dengan guru, orang tua, maupun warga sekolah yang datang untuk menunaikan zakat fitrah.
Naura Hasnah Annida, Abidah Khanza Azzahra, dan Sekar Ayu Kinanti adalah siswa dari kelas 5 Abu bakar Ash–Shiddiq yang mendapat kesempatan untuk berjaga di pos zakat fitrah. “Senang bisa praktik langsung penerimaan zakat fitrah di pos ini,” ucap Naura Hasnah Annida dengan sumringah.
Para guru yang mendampingi juga memberikan arahan kepada siswa tentang cara menerima zakat dengan sopan serta pentingnya menjaga amanah dalam menjalankan tugas. Pendampingan ini menjadi bagian penting agar kegiatan berjalan tertib sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.
Melalui program Amil Cilik ini, sekolah berharap siswa dapat menumbuhkan kesadaran untuk berbagi dan peduli terhadap sesama sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter religius bagi para siswa.
Ke depan, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program edukatif yang mengintegrasikan pembelajaran di kelas dengan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai ke-Islaman dan kepedulian sosial. (*)







