GIRIMU.COM — Tidak menyangka bisa menjadi juara 1. Itulah kalimat pertama yang keluar dari mulut remaja 12 tahun, siswa kelas VI Ibnu Al-Haytham SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, Aisyah, saat ditemui di tengah aktivitas belajarnya Jumat (21/11/2025). Pemilik nama Aisyah Askana Sakti Ardiansyah ini menjadi Juara 1 lomba Cipta Baca Puisi tingkat SD/MI Se-Kabupaten Gresik yang diadakan oleh media Cahaya Pena yang babak finalnya digelar di Gressmall Gresik Kamis (20/11/2025) lalu.
Awal perjuangannya untuk meraih juara saat ia mulai didaftarkan pihak sekolah di pertengahan Oktober 2025. Ia dengan dibantu sang bunda mencoba mencipta puisi. “Aisyah terinspirasi oleh perang Palestina, dan ingin menolong teman saudara seimannya di sana,” ungkap sang ibunda Aisyah, Jumat (21/11/2025).
Sang bunda, Mas’udah, bercerita lewat chat WA, bahwa Aisyah terinspirasi saudara seimannya di Palestina sejak mendapatkan slayer dari warga Gaza Palestina, Syaikh Almoatasembellah JRS, Lc saat acara Safari Ramadhan yang diadakan oleh Lazismu Gresik, Selasa, 19 Maret 2024 silam.
Aisyah teringat saat ia diberi waktu untuk cipta puisi, menjiwai puisi itu lewat latihan gerakan dan menghafal naskahnya. Di rumah, semua langkah itu telah dilakukannya dengan bantuan sang bunda. Sementara di sekolah, dibantua guru-gurunya melakukan pengambilan video.
Setelah video dikirim ke penyelenggara, bundanya giliran rajin ngecek instagram Cahaya Pena. Dan, setelah melalui seleksi dari ratusan video, Senin (10/11/2025), video Aisyah masuk dinyatakan masuk Top 10 karya terbaik lomba Cipta Baca Puisi “Dunia Impian Anak” tingkat SD/MI.
Selanjutnya 10 karya terbaik itu ditampilkan di situs dan Instagram Cahaya Pena untuk dinilai publik melalui sistem bintang 5 guna menentukan juara favorit. Puncak acara digelar 20 November 2025 di Atrium Gressmall Gresik dengan penghargaan bagi para pemenang dan apresiasi bagi semua peserta.
Acara itu dihadiri Top 10 penulis karya cipta dan baca puisi dan Top 10 penulis karya menulis cerpen tingkat SD/MI, serta Top 15 penulis karya menulis cerpen tingkat SMP.
“Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga gerakan literasi untuk menumbuhkan semangat menulis dan membaca di era digital,” ujar Direktur Cahaya Pena, M. Sholeh. (*)
Berikut adalah puisi Aisyah yang berhasil dinobatkan sebagai juara 1.
JIKA AKU BISA
Adik kecil,,,,
Baju lusuh badan berdebu
Bibir tersenyum mata berkaca kaca
Kedua kaki nya berbalut luka
Ku pejam mata
Adik kecil sebatang kara
Sudah kah ada yang menolongmu
Sudahkah hari ini ada makanan untuk mu
Apakah kamu masih bisa bersekolah menuntut ilmu
Tiba tiba sungai kecil lewat di pipi ku
Rasanya aku ingin jadi Superhero
agar bisa menolongmu
Jika engkau dekat pasti akan ku kirim sebungkus nasi krawu untuk mu
Ya !!!!!!! aku harus belajar
Menjadi pintar dan jadi pemimpin
Membantu dan menolong siapa saja
Agar dunia aman dan penuh rasa bahagia
Tak ada perang seperti di palestina
*****
Kontributor: Mahfudz Efendi







