Kaderisasi IPM Spemia Dapat Apresiasi Dikdasmen PCM Driyorejo

Reporter: Elisyah Susanty

Girimu.com – Upaya kaderisasi yang dilakukan SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo melalui organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mendapat apresiasi dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PCM Driyorejo saat pelantikan kepengurusan baru IPM, Kamis (12/3/2026).

Pembinaan pelajar yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai mampu melahirkan kader IPM yang berkualitas dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan pelantikan pengurus IPM periode 2025–2026 yang digelar di aula lantai 1 sekolah. Ketua Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo, Sutikno, menyampaikan bahwa proses kaderisasi di sekolah tersebut berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa.

Acara yang mengusung tema “Bersama Mengemban Amanah untuk Kemajuan Organisasi” dimulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan dipandu oleh dua siswa, yakni Aaliyah Sucipto dari kelas VII dan Angelica Dyna dari kelas VIII sebagai pembawa acara.

Dalam sambutannya, Sutikno menegaskan bahwa IPM bukan sekadar organisasi pelajar, tetapi juga wadah penting untuk membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat berorganisasi di kalangan siswa.

Melalui berbagai kegiatan yang dijalankan, para pelajar dapat belajar mengelola program kerja, bekerja sama dalam tim, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.

“Kaderisasi di SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo berjalan sangat baik. IPM di sekolah ini mampu menunjukkan kualitas yang mumpuni, baik dalam kepemimpinan maupun dalam menjalankan program kegiatan,” ujarnya.

Ia juga menilai kemampuan siswa dalam berbicara di depan publik sudah menunjukkan perkembangan yang baik.

“Salah satu bisa dilihat ketika IPM menyampaikan sambutan atau yang bertugas sebagai MC hari ini. Kata-kata yang digunakan sudah tertata dengan baik dan tidak menunjukkan rasa grogi,” imbuhnya.

Sutikno berharap pembinaan terhadap IPM dapat terus dikembangkan agar mampu melahirkan generasi muda Muhammadiyah yang aktif, kreatif, dan memiliki karakter kuat.

Sementara itu, Pembina IPM Spemia, Muhammad Dhya’ul Ilmi Al Fattawa, menyampaikan bahwa kaderisasi IPM merupakan bagian penting dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Menurutnya, melalui organisasi pelajar ini siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam berorganisasi.

Sekolah juga terus memberikan pendampingan kepada para pengurus IPM agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Pendampingan tersebut dilakukan oleh guru pembina yang membantu mengarahkan berbagai program kegiatan organisasi.

Acara pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh kepala sekolah, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo, serta ketua IPM periode sebelumnya. Tepat pukul 14.00 WIB kegiatan berakhir dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Dengan dukungan dari Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo, diharapkan IPM SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo dapat terus berkembang menjadi organisasi pelajar yang aktif serta mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat sekitar.

Editor