GIRIMU.COM — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Duduksampeyan, Gresik menggelar Kajian Ramadan, Ahad (15/3/2026). Kajian yang berlangsung di kantor PCM Duduksampeyan itu diikuti jajaran pimpinan ranting secabang (kecamatan) Duduksampeyan.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua PCM Duduksampeyan, Riris Tamim. Dalam sambutannya, ia memberikan instruksi terkait program dari Lazismu Gresik, yakni pengelolaan zakat fitrah kepada tiap takmir masjid di ranting Muhammadiyah se-cabang Duduksampeyan.
Slamet Hariyadi, selaku pemateri pada kajian Ramadan ini menekankan kepada segenap jajaran pengurus ranting dan cabang Muhammadiyah Duduksampeyan untuk senantiasa berkolaborasi antara golongan tua dan golongan muda. Hal itu karena, sebagian ranting Muhammadiyah di beberapa cabang, mengalami krisis kader muda.
“Karena itu, antara yang tua dan yang muda harus bergandengan tangan, bekerja sama dalam setiap kegiatan,” tandas Slamet.
Ia katakan, ternyata masih banyak masjid yang sepi karena tidak adanya generasi muda yang meramaikannya. Generasi muda Muhammadiyah, katanya, masih banyak yang lebih suka nongkrong di warung kopi atau kafe dibandingkan dengan meramaikan masjid.
Sebagai penutup, ia berharap agar generasi tua mau melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan Muhammadiyah, termask di Muhammadiyah Duduksampeyan. Dengan demikian, kelak yang akan meneruskan estafet kepemimpinan Muhammadiyah adalah generasi muda. Seusai doa penutup, para jamaah berbuka puasa bersama, seusai salat Maghrib berjamaah. (*)



