GIRIMU.COM — Tiga alumni SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas kembali merasakan aura sekolah ini saat bersilaturahmi ke almamaternya, Jumat (28/11/2025). Mereka yang kini duduk di bangku SMP merasakan kembali seperti ketika masih menimba ilmu di sekolah ini.
Di tengah menyiapkan sarana prasarana kegiatan seminar parenting Ikwam SD Almadany, para guru dikejutkan dengan kehadiran Devita Rizka Zahira, Enjeli Daiva Javanda, dan Aqila Kaysa Cahaya Sabrina. Mereka berlarian kecil menghambur ke arah guru tercintanya. Setelah bersalaman, mereka langsung request masuk ke dalam ruang kelas yang dulunya tempat mereka belajar.
Di dalam kelas VI, siswa kelas VI Ibnu Al-Haytham sudah bersiap berdoa kepulangan. Maklum senin (1/12/2025) mereka akan melakukan Sumatif Akhir Semester Ganjil.
Kehadiran ketiga alumni itu pun mengagetkan mereka. Setelah menyapa dan bercengkrama sejenak, mereka bersiap untuk berdoa. Saat Enjeli Daiva Javanda meminta untuk ikut berdoa, sambutan siswa kelas VI di luar dugaan. Mereka tidak hanya mengizinkan para alumni ikut berdoa, namun juga mengizinkan Vanda memimpin doa kepulangan hari ini.
Vanda pun dengan sedikit canggung memimpin doa. Maklum sudah hampir enam bulan ia tidak berdoa seperti saat duduk di bangku SD tercintanya.
“Grogi juga Tadz, sudah hampir setengah tahun gak berdoa seperti ini, eh malah memimpin doa,” ucapnya setelah alumni kedua ini mengungkapkan kesan kunjungannya.
Setelah berdoa, ketiga alumni kami minta berdiri di depan untuk disalami dan berpamitan dengan siswa yang akan pulang.
“Wah ini juga Tadz, gak kebayang kita bersalaman dan dipamiti adik-adik ini. Jadi ingat saat kami yang ada di posisi mereka,” ungkap Devita.
Vanda mengaku sangat terkesan dengan kunjungan ke Almadany ini. Dia seakan terbawa memori saat masih menjadi siswa SD Almadany, terutama momen-momen bersama teman teman sekelas. Selain itu, vibesnya juga bikin kangen kayak ngingetin seru-serunya kelas VI dulu.
Kaysa menambahkan, ia berkesan dengan banyak area sekolah yang berubah, namun masih memiliki perasaan rindu yang sama. Ia pun menyebut bertambahnya air mancur, pindahnya lapangan upacara di gedung baru, adanya piaraan ikan, juga hewan-hewan lainnya.
Kaysa menceritakan, saat ini dia bersyukur, bersekolah di UPT SMP Negeri 20 Gresik, dan dia masuk OSIS SMPN 20 sebagai anggota sie Pembinaan dan Demokrasi. Selain itu dia juga terpilih sebagai bagian dari Paskibra (pasukan pengibar bendera) sekolahnya, dan ia juga masuk tim Karya Ilmiah Remaja.
Ia melanjutkan ceritanya, saat ini dia di kelas 7A, Vanda di 7E terpilih sebagai satuan tugas (satgas) UKS, dan Devita yang di 7C terpilih sebagai pemain basket inti dan anggota pratama dalam pramuka.
Setelahnya itu, mereka melanjutkan kunjungannya berkeliling ke kelas-kelas lainnya dan mengunjungi guru lainnya.
Terima kasih kunjungannya Almadany Kids alumni kedua. Semoga kunjungan kalian akan memberikan doa dan kekuatan bagi sekolah untuk terus berkembang dan melanjutkan cita-cita yang tengah dirintis. (*)
Kontributor: Mahfudz Efendi
