Ketua PD IGABA Gresik Resmi Bergelar Magister, Angkat Literasi Finansial Anak Usia Dini melalui Role Play

Reporter: Elisyah Susanty

Girimu.com — Penguatan literasi finansial dan pembentukan karakter anak usia dini menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PD IGABA) Kabupaten Gresik, Ma’rufah, S.Pd., resmi menyandang gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) setelah berhasil mempertahankan tesisnya dalam sidang yang digelar pada Kamis (25/6/2026).

Keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi capaian akademik pribadi, tetapi juga diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memperkuat literasi finansial dan regulasi diri melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif.

Dalam sidang yang berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB itu, Ma’rufah mempresentasikan tesis berjudul “Pengaruh Role Play terhadap Literasi Finansial dan Regulasi Diri Anak Usia 5–6 Tahun di Gugus PAUD Melati VII Benjeng, Gresik.”

Penelitian tersebut mengkaji efektivitas metode role play atau bermain peran dalam membantu anak mengenal konsep keuangan sederhana sekaligus mengembangkan kemampuan mengendalikan emosi, perilaku, dan pengambilan keputusan sejak usia dini.

Menurut Ma’rufah, pendidikan literasi finansial tidak hanya sebatas mengenalkan uang kepada anak, tetapi juga menanamkan sikap bertanggung jawab, disiplin, serta kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

“Metode role play memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Selain meningkatkan pemahaman tentang literasi finansial, kegiatan ini juga melatih regulasi diri, seperti kemampuan menunggu giliran atau budaya antre, bekerja sama, mengendalikan emosi, belajar berbagi, berinfak, dan menyelesaikan masalah,” ungkap Ma’rufah usai diwawancarai GIRIMU.COM melalui WhatsApp, Minggu (5/7/2026).

Ia menambahkan bahwa proses pembelajaran tetap berlangsung sesuai karakteristik pendidikan anak usia dini.

“Selama berkegiatan, anak-anak tetap berada dalam suasana belajar sambil bermain sebagaimana pembelajaran di PAUD pada umumnya,” tambahnya.

Penelitian yang dilaksanakan di Gugus PAUD Melati VII Benjeng, Kabupaten Gresik, tersebut diharapkan menjadi referensi bagi para pendidik PAUD dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Dalam sidang tesis tersebut, Ma’rufah mempertahankan penelitiannya di hadapan lima dosen pembimbing dan penguji, yaitu:

  1. Prof. Dr. Hj. Rachma Hasibuan, M.Kes.
  2. Dr. Kartika Rinakit Adhe, S.Pd., M.Pd.
  3. Dr. Roqoyyah Fitri, S.Ag., M.Pd.
  4. Dr. Mallevi Agustin Ningrum, S.Pd., M.Pd.
  5. Dr. Yes Matheos Lasarus Malaikosa, M.Pd.

Ma’rufah menilai kemampuan literasi finansial dan regulasi diri perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.

“Kemampuan literasi finansial dan regulasi diri harus ditanamkan sejak dini karena anak-anak akan terbiasa mengenal fungsi dan nilai uang sehingga mampu menggunakannya secara bijak. Kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan akan membantu anak tidak tumbuh menjadi pribadi yang konsumtif di masa depan,” paparnya.

Sebagai Ketua PD IGABA Kabupaten Gresik, ia berharap hasil penelitiannya dapat diimplementasikan lebih luas di lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) maupun satuan PAUD lainnya.

Menurutnya, peningkatan kompetensi guru perlu berjalan seiring dengan lahirnya inovasi pembelajaran yang mampu membentuk karakter, kemandirian, dan kecakapan hidup anak sejak usia dini.

Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 25011545037 itu kini resmi menyandang gelar Magister Pendidikan (M.Pd.).

“Alhamdulillah, lega rasanya,” tuturnya dengan wajah sumringah.

Keberhasilan meraih gelar Magister tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan profesional. Selain menjadi pencapaian pribadi, prestasi itu juga diharapkan memperkuat komitmen PD IGABA Kabupaten Gresik dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini melalui riset, inovasi pembelajaran, dan pengembangan sumber daya pendidik secara berkelanjutan demi mencetak generasi yang cerdas, mandiri, berkarakter, serta memiliki literasi finansial yang baik sejak usia dini.

Editor