GIRIMU.COM — Tawa canda mengiringi jalan menanjak menuju Villa Graha Umsida, Trawas, Mojokerto. Panas terik sang mentari PUN tak menyurutkan semangat para peserta.
Sebelum acara rapat koordinasi khusus (Rakorsus) dimulai pada Sabtu (11/4/2026), tim Daerah dan tim KLL Kabupaten Gresik berkumpul untuk berfoto bersama. Mereka mengabadikan momen yang tak akan pernah dilupakan. Nuansa hangat seketika menyergap saat para peserta melangkah masuk ke ruang pertemuan berbahan kayu.
Keberhasilan bukan hanya untuk satu atau dua orang, melainkan buah manis dari kerja keras dan kerja sama sebuah tim. Pesan kuat inilah yang menjadi pembuka dari sambutan Muflihun, SPd, selaku Badan Pengurus Lazismu Gresik. Namun, ia juga mengingatkan agar tim kembali berfokus pada momentum kurban yang sudah di depan mata. Muflihun menekankan pentingnya menggali strategi baru agar capaian penghimpunan kurban tahun ini bisa melampaui kesuksesan di bulan Ramadan lalu.
“Hari ini kita perlu menggali informasi, sehingga apa yang kita harapkan berupa peningkatan penghimpunan di bulan kurban tercapai,” ujar Muflihun.
Hal serupa juga disampaikan oleh Abdul Rojak, SPd, MPdI, Ketua Badan Pengurus Lazismu Gresik. Menyampaikan instruksi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Muhammad Thoha Mahsun, SAg, MPdI, MHES, Rojak menekankan pentingnya konsolidasi total, terutama untuk program kurban salur yang harus terpusat melalui Lazismu daerah.
Ada target besar yang membentang di depan mata untuk Lazismu Gresik. Angka Rp 12,5 miliar menjadi sebuah tantangan sekaligus komitmen yang telah disepakati. Rojak menekankan, angka Rp 1 miliar harus menjadi pendorong semangat saat sosialisasi dilakukan ke masyarakat.
“Alhamdulillah, ketika kita optimis, pasti ada jalan yang diberikan Allah SWT,” ungkapnya mantab. (*)







