LDKS Angkatan 51 Spemupat: Cetak Kader IPM yang Tegas, Sigap, dan Berkarakter Islami

GIRIMU.COM — Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Angkatan 51 SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat) Gresik berlangsung pada Jumat-Sabtu (28-29/11/2025) di Spemupat. Para peserta hadir dengan penuh kesiapan mengikuti rangkaian kegiatan, diawali dengan apel pembukaan Fortasi yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Makhbub Zunaidi.

Dalam amanatnya, Makhbub menegaskan, bahwa kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) harus memiliki karakter tegas, sigap, serta mampu menjadi teladan bagi seluruh siswa Spemupat.

Rangkaian materi kepemimpinan menjadi agenda utama selanjutnya. M. Naufal, Lc, pembimbing MBS SMAM 1 Gresik, membuka sesi dengan materi Kepemimpinan Islami. Materi kedua dibawakan oleh Salsabila Zhalva dari PD IPM Gresik mengenai konsep pelajar profetik. Sementara sesi ketiga diisi oleh Lendra Aditya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, yang memberikan materi tentang manajemen acara dan kesiapan menjadi pengurus IPM

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan tadabur alam malam, menyusuri lingkungan sekitar dalam suasana hening dan penuh refleksi. Kegiatan ini dipandu oleh IPM Angkatan 50 bersama para alumni Spemupat dari tiga tahun terakhir.

Dalam gelapnya malam yang ditemani cahaya lampu senter, peserta diajak meresapi makna syukur, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga hubungan dengan Allah dan sesama. Suasana kebersamaan terasa semakin kuat.

Salah satu peserta, Najma, berbagi kesan. “Seru banget, apalagi tadabur alam malamnya. Rasanya beda, lebih tenang dan lebih kerasa maknanya. Kita jadi saling support dan belajar bekerja sama,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah, Lendra Aditya, menyampaikan harapannya usai kegiatan.
“Semoga setelah LDKS ini, para peserta menjadi pribadi yang lebih disiplin, matang secara karakter, dan siap menggerakkan IPM dengan ide-ide positif. Kalian adalah kader yang akan membawa Spemupat lebih maju,” pesannya.

LDKS Angkatan 51 Spemupat menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan Islami peserta. Kombinasi antara materi, praktik lapangan, dan tadabur alam malam memberi pengalaman mendalam yang diharapkan melahirkan pemimpin muda yang berkompeten, berakhlak, dan siap berkontribusi. (*)

Kontributor: Lendra Aditya

Author