Lomba Memasak untuk Wali Siswa Warnai Semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI di SD Muhammadiyah Benjeng

GIRIMU.COM — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, SD Muhammadiyah Benjeng kembali menghadirkan kegiatan yang unik dan penuh keakraban. Kegiatan itu berupa Lomba Memasak untuk Wali Siswa, yang menjadi salah satu rangkaian dari perayaan “Gebyar Kemerdekaan RI” yang digelar dengan penuh semangat kebersamaan.

Lomba yang digelar di halaman sekolah tersebut mengusung tema masakan berbahan dasar ketela. Setiap kelas mengirimkan lima orang perwakilan wali siswa yang merupakan ibu-ibu hebat dan penuh semangat untuk menunjukkan kemampuan memasak mereka. Ketela, sebagai bahan dasar lomba kali ini, dipilih karena merupakan bahan pangan lokal yang kaya gizi, murah, dan sangat bervariasi dalam pengolahannya.

Para peserta nampak sangat antusias dan kreatif dalam mengikuti lomba. Dengan membawa berbagai peralatan masak dari rumah, mereka mulai beradu keahlian menciptakan sajian-sajian lezat berbahan dasar ketela. Tak hanya sekadar memasak, para peserta juga menghias hasil masakan mereka dengan tampilan menarik, sehingga menggoda siapa pun yang melihatnya.

Mulai dari puding ketela, rocket ketela, pizza ketela dan lain-lain hingga pastel isi ketela dan keju, seluruh olahan tampil memukau dan menunjukkan keberagaman ide serta kreativitas para peserta.

Lomba ini dinilai oleh Sendia Dwi Suryaningtias, AMd, Kes, perwakilan dari Puskesmas Benjeng, yang bertindak sebagai juri utama. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas partisipasi serta antusiasme seluruh peserta.

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas ibu-ibu wali siswa hari ini. Selain semangatnya luar biasa, hasil olahan mereka juga sangat menggoda dan tentunya menyehatkan. Ini bentuk dukungan luar biasa terhadap pangan lokal seperti ketela,” ujarnya.

Kepala SD Muhammadiyah Benjeng, Roudotul Jannah, SPd, turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta lomba. Ia merasa terharu dan bangga atas semangat para wali siswa yang telah bersusah payah membawa peralatan rumah tangga mereka demi meramaikan acara.

“Kami tahu betapa repotnya menyiapkan alat masak dari rumah, namun ibu-ibu semua tetap semangat dan hadir dengan wajah ceria. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasinya. Ini benar-benar mempererat tali silaturahmi antar wali siswa dan sekolah,” ungkapnya.

Suasana makin meriah saat tiba pada pengumuman pemenang lomba. Satu per satu nama juara diumumkan, diiringi tepuk tangan dan sorak sorai dari peserta dan penonton. Tidak hanya juara utama, panitia juga memberikan penghargaan untuk kategori unik dan kreatif sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh peserta.

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan hadiah, yang semakin memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar wali siswa, guru, dan pihak sekolah. Lomba memasak ini bukan hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, namun juga menjadi simbol sinergi antara sekolah dan orang tua dalam membangun pendidikan yang menyenangkan dan bermakna.

Dengan semangat kemerdekaan, SD Muhammadiyah Benjeng berhasil menjadikan peringatan HUT RI ke-80 tahun ini sebagai momentum mempererat hubungan kekeluargaan dan menggali potensi kreatif dari semua elemen sekolah. (*)

Kontributor: Nadiyah Syifa Adeliyah

Author