GIRIMU.COM — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Driyorejo, Gresik melakukan rapat terbatas untuk mematangkan strategi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebagai langkah penguatan eksistensi dan mutu pendidikan Muhammadiyah di wilayahnya, Jumat (26/12/2025). Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah kesiapan PCM Driyorejo untuk menggelontorkan dana pembangunan SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (SPEMIA) guna menunjang peningkatan layanan pendidikan.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat untuk koordinasi persiapan tahun ajaran baru yang melibatkan unsur pimpinan PCM Driyorejo, kepala sekolah, serta kepala urusan SPEMIA. Dalam forum tersebut, PCM Driyorejo menegaskan komitmennya untuk menjadikan SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo sebagai sekolah yang representatif, nyaman, dan mampu bersaing di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pendidikan berkualitas.
Ketua PCM Driyorejo, Drs Abdul Wahab, MM, menyampaikan, strategi SPMB tidak hanya berfokus pada promosi dan jumlah peserta didik baru, tetapi juga harus diimbangi dengan kesiapan sarana dan prasarana. “Kepercayaan masyarakat akan tumbuh apabila sekolah benar-benar siap, baik dari sisi fasilitas, program unggulan, maupun kualitas pendidik,” ujarnya.
Dana pembangunan yang disiapkan rencananya akan digunakan untuk pengembangan ruang kelas, perbaikan fasilitas penunjang pembelajaran, serta peningkatan lingkungan sekolah agar lebih ramah dan kondusif. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kenyamanan bagi peserta didik.
Rapat yang digelar di sekretariat PCM Driyorejo ini berlangsung pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB, dipandu oleh Lu’Luil Maknun Shoida, SPd yang bertugas sebagai pembawa acara dalam forum tersebut.
“Perlu adanya rapat koordinasi seperti ini agar bisa dicapai kesepakatan terkait strategi baru untuk SPMB TA. 2026/2027,”, ucap Luil yang sekaligus menjabat sebagai kaur kurikulum.
Kepala SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo, Muhammad Husen Al Asy’ari, SPd, menyambut baik dukungan optimal dari PCM. Menurutnya, sinergi antara PCM dan sekolah menjadi modal penting dalam menghadapi SPMB tahun ajaran mendatang.
“Kami terus menyiapkan program unggulan, penguatan karakter Islami, serta peningkatan mutu akademik dan non-akademik sebagai daya tarik sekolah,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, strategi SPMB juga diarahkan pada penguatan citra sekolah melalui kegiatan–kegiatan positif, prestasi siswa, icon sekolah, serta keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat. Sutikno selaku Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo berharap, seluruh elemen persyarikatan dapat berperan aktif dalam menyukseskan penerimaan murid baru.
“Selesaikan target awal dulu supaya bisa terukur dan selebihnya akan disesuaikan dengan kemampuan daya tampung sekolah,” katanya.
Dengan langkah strategis dan dukungan pendanaan yang jelas, PCM Driyorejo optimistis SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo mampu berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan semakin dipercaya masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berlandaskan nilai – nilai Islam. (*)
Kontributor: Elisyah Susanty







