Hari keempat Momen Mengenal Mudri (MOMENMU) di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik tak sekadar diisi tawa riang. Kamis pagi, 16 Juli 2026, puluhan pasang mata siswa kelas enam dengan seksama ‘menginspeksi’ kebersihan kuku dan kesehatan gigi teman-teman mereka, bergerak layaknya tim detektif kesehatan. Sebuah upaya unik untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini, sekaligus menguatkan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Sebelum serbu kelas, para petugas UKS dan anggota IPM Kids ini mendapat pembekalan matang. Yasmine Wahyu Zuraidah, Penanggung Jawab UKS, dan Pembina IPM, Fadilla Puspita Dewi, memberi arahan rinci. Prosedur pemeriksaan, cara berkomunikasi, hingga teknik mengisi lembar monitoring kesehatan dijelaskan tuntas.
Mereka kemudian menyebar, dibagi dalam kelompok-kelompok kecil, menyusuri setiap kelas membawa lembar monitoring. Di sana, kondisi kuku tangan, kuku kaki, hingga kesehatan gigi setiap siswa dicatat saksama. Tanda pengenal pun tak luput dikenakan: hasduk biru untuk UKS, kuning untuk IPM.
Bagian gigi menjadi fokus utama, memeriksa warna, potensi gigi berlubang, bahkan jejak pengikisan atau gigis. Sementara itu, di sektor kuku, kebersihan dan kerapian menjadi tolok ukur utama. Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, begitu kata mereka, adalah kunci.
Salah satu tim ‘inspektur’ yang bertugas di kelas 5 Germany adalah Ahmad Fachri Nuryandoko Putra dari UKS dan Kynna Lolita Cyrilla Hariyono dari IPM Kids. Menariknya, dua siswa kelas 6 Australia ini memang dipilih sebagai teladan, garda terdepan dalam program kesehatan sekolah.
Yasmine Wahyu Zuraidah menegaskan, kegiatan ini bukan formalitas semata. “Ini sarana edukasi agar peserta didik lebih peduli pada diri sendiri. Kami ingin membangun kebiasaan hidup bersih sejak dini. Kuku bersih dan gigi sehat adalah fondasi penting kesehatan tubuh,” ujarnya.
Senada, Fadilla Puspita Dewi melihat ini sebagai ajang pembelajaran kepemimpinan dan kepedulian sosial bagi IPM Kids. “Siswa belajar bertanggung jawab, bekerja sama, dan melayani teman-teman dengan empati,” kata Fadilla.
Kolaborasi apik UKS dan IPM Kids ini menjadi bukti komitmen SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik. Mereka terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, bersih, dan sehat, sembari membekali siswa dengan kebiasaan baik untuk bekal hidup sehari-hari.










