MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua

Reporter: Nur Alfah

Berita Sekolah101 Dilihat

Suasana penuh tawa dan keakraban mewarnai halaman KB dan TK Aisyiyah 39 Wringinanom, Jumat (17/7/2026). Bukan sekadar permainan, rangkaian fun game yang digelar menjadi penanda berakhirnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus menjadi ruang pertemuan emosional antara anak, orang tua, dan sekolah.

Sejak pagi, anak-anak bersama ayah dan bunda tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan oleh para guru. Mereka beradu kekompakan, menguji kerja sama, serta menikmati pengalaman awal bersekolah dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penanaman nilai nasionalisme kepada peserta didik sejak usia dini. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan senam bersama yang melibatkan seluruh keluarga besar sekolah sebelum memasuki sesi permainan.

Berbagai fun game dirancang khusus untuk melibatkan interaksi antara anak dan orang tua. Tidak hanya menguji ketangkasan, permainan tersebut juga menjadi media untuk membangun komunikasi dan kedekatan emosional.

Untuk kelompok bermain (KB), peserta mengikuti permainan estafet gelas menggunakan tusuk sate serta permainan memindahkan bola menggunakan kertas yang dilakukan bersama orang tua. Sementara kelompok A mengikuti permainan memakaikan sepatu dengan mata tertutup bersama orang tua dan estafet gelas.

Adapun kelompok B mendapatkan tantangan memindahkan bola menggunakan sumpit serta estafet karet dengan sedotan. Setiap permainan menghadirkan suasana kompetitif yang tetap dibalut keceriaan dan sportivitas.

Kepala TK Aisyiyah 39 Wringinanom, Nur Alfah, mengatakan kegiatan puncak MPLS tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai penutup rangkaian pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai langkah awal membangun hubungan yang kuat antara sekolah dan keluarga.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi anak-anak di sekolah. Melalui permainan bersama orang tua, diharapkan tumbuh rasa percaya diri, keberanian, serta kedekatan emosional yang akan mendukung proses belajar mereka ke depan,” ujar Alfah.

Menurutnya, keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Interaksi sederhana melalui permainan dapat menjadi pengalaman berharga yang membantu anak merasa aman dan nyaman berada di lingkungan sekolah.

Selain menghadirkan kegembiraan, kegiatan tersebut juga membawa pesan pendidikan. Nilai kerja sama, komunikasi, sportivitas, kedisiplinan, dan sikap saling menghargai ditanamkan melalui setiap permainan yang dilakukan.

“Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” lanjut Alfah.

Rangkaian MPLS kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta dan sesi foto bersama. Wajah-wajah ceria anak-anak dan orang tua menjadi gambaran keberhasilan kegiatan yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menciptakan kenangan pertama yang berkesan bagi keluarga besar KB dan TK Aisyiyah Wringinanom.

Reporter: Nur Alfah

Editor