Nasi Campur Bu Dur, Menu Spesial Jamaah Masjid Nur Hidayah Saat Buka Puasa

Reporter: Elisyah Susanty

Kabar3 Dilihat

‎GIRIMU.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan selalu terasa di Masjid Nur Hidayah setiap menjelang waktu berbuka puasa. Salah satu hal yang paling dinantikan para jamaah adalah kehadiran nasi campur Bu Dur, menu sederhana namun istimewa yang kerap menjadi hidangan berbuka bagi jamaah yang datang ke masjid tersebut, Jumat (13/3/2026).

Menu nasi campur ini dikenal memiliki cita rasa khas yang menggugah selera. Perpaduan nasi putih hangat dengan pelengkap, seperti daging bumbu lapis, bihun goreng kecap, sayur, tahu bumbu bali serta sambal menjadikannya menu yang selalu menarik untuk dinantikan. Tak lupa pelengkap krupuk uyel menjadikan hidangan sederhana ini sempurna.

Pemilik nama asli Mukini ini memang sudah lama mencintai dunia masak sejak muda. Berusia lebih dari setengah abad yang kini lebih dikenal dengan panggilan Bu Dur, secara sukarela ia menyiapkan hidangan tersebut bersama beberapa relawan. Sejak sore hari, mereka sudah mulai dengan menyiapkan ratusan porsi nasi campur yang nantinya akan dibagikan kepada jamaah Masjid Nur Hidayah saat berbuka puasa.

Alhamdulillah, setiap Ramadan kami bisa ikut berbagi. Rasanya senang melihat jamaah yang datang bisa berbuka bersama di masjid,” ujar Bu Dur saat ditemui di sela-sela kesibukannya menyiapkan hidangan di dapur masjid.

Tidak hanya warga sekitar, jamaah yang datang untuk berbuka puasa di masjid ini juga berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Banyak di antara mereka yang mengaku menantikan menu nasi campur tersebut karena rasanya yang lezat dan porsinya yang cukup mengenyangkan.

Masjid Nur Hidayah yang terletak di Jl. Raya Pancawarna 11C Au 18 -19 Kota Baru Driyorejo Gresik ini selalu ramai saat jam buka puasa. Tiap hari menyediakan menu kurang lebih 150 porsi dan hampir 200 porsi di weekend.

Shofiyah, salah seorang jamaah mengatakan, bahwa kehadiran menu nasi campur Bu Dur sudah menjadi tradisi tersendiri setiap Ramadan di masjid tersebut.

“Kalau sudah mendekati waktu berbuka, biasanya jamaah sudah menunggu. Nasi campur Bu Dur ini memang terkenal enak dan selalu jadi favorit,” ujarnya sambil tersenyum.

Kegiatan berbagi makanan berbuka puasa ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Jamaah yang datang tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga merasakan suasana kebersamaan yang hangat di lingkungan masjid.

Sutikno, salah satu pengurus masjid menyampaikan apresiasi kepada Bu Dur dan para relawan yang telah dengan ikhlas menyiapkan hidangan berbuka bagi jamaah. Menurut mereka, kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H.

Dengan adanya hidangan berbuka seperti Nasi Campur Bu Dur, diharapkan semakin banyak masyarakat yang datang ke masjid untuk beribadah sekaligus merasakan kebersamaan. Tradisi berbagi makanan berbuka ini pun menjadi salah satu wujud kehangatan Ramadan yang selalu dirindukan oleh para jamaah setiap tahunnya. (*)

 

Editor