Pelatihan Membirama dan Senam Aisyiyah di Gresik

banner 468x60

Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LBSO) bersinergi dengan Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik sukses menggelar kegiatan Refresh Pelatihan Membirama dan Senam Aisyiyah Bahagia di wilayah kerja (Wilker) Utara. Acara yang berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026, ini bertempat di Aula TK Aisyiyah 9 Sidayu dan diikuti oleh 40 peserta dari Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bungah, Dukun, Sidayu, Panceng, serta Ujung Pangkah.

Kegiatan yang dibuka pukul 13.00 WIB ini menghadirkan pemateri utama Ayu Mira, S.T., S.Pd., dan Riza Agustina, S.Kep Ns. Selain itu, hadir pula Innik Hikmatin, M.Pd., selaku Ketua PDA Kabupaten Gresik, yang memberikan sambutan pembuka. Dalam sambutannya, Innik menekankan pentingnya penguatan keluarga sakinah melalui program-program terintegrasi.

“Setiap PCA dimohon untuk segera launching posyandu lansia sakinah terpadu guna membersamai olahraga senam Aisyiyah bahagia serta mengupayakan penguatan keluarga pada 5 aspek keluarga sakinah yang meliputi pembinaan spiritual, pembinaan pendidikan, pembinaan ekonomi, pembinaan kesehatan dan pengelolaan lingkungan/ pembinaan sosial,” ujar Innik Hikmatin.

Ia menambahkan bahwa kelima pilar tersebut harus menjadi satu kesatuan utuh untuk menciptakan sinergi antar program.
Materi pertama disampaikan oleh Ayu Mira, yang juga menjabat sebagai Ketua LBSO PDA Kabupaten Gresik. Ia memulai sesi dengan yel-yel dan gerakan ringan untuk membangkitkan semangat peserta.

“Ibu-ibu tahu tidak Pembirama itu apa?” tanya Ayu Mira tiba-tiba, yang dijawab peserta dengan tawa, seperti “Pemimpin Bu” atau “Dirigen Bu”. Ia kemudian menjelaskan bahwa pembirama adalah pemimpin paduan suara, dengan sikap dasar seperti disiplin, tegas, dan peka terhadap nada.

Ayu Mira, yang pernah meraih juara 1 pembirama tingkat Kabupaten Gresik, berbagi keahlian yang harus dikuasai, termasuk membentuk suara, teori musik, dan penguasaan aba-aba. “Mengingat kita berada di organisasi Aisyiyah maka yang harus kita pelajari terlebih dahulu yaitu cara membirama lagu Indonesia Raya, Sang Surya dan Mars Aisyiyah. Nanti saya tambahi bonus mars IGABA untuk ibu guru Aisyiyah,” ucapnya sambil memberikan contoh praktek.

Sesi dilanjutkan dengan praktek langsung, di mana peserta dari setiap cabang tampil membirama dengan birama 4/4, 3/4, dan 2/4, diikuti evaluasi untuk koreksi. Ayu menegaskan bahwa pembirama adalah ujung tombak dalam lomba paduan suara, karena ekspresi dan sugestinya memengaruhi performa tim.

Sementara itu, materi kedua oleh Riza Agustina fokus pada Senam Aisyiyah Bahagia. Ia memandu peserta secara bersama-sama, menjelaskan tujuan senam ini untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental, sejalan dengan pembinaan kesehatan keluarga sakinah. Acara berlangsung serius namun santai, diwarnai guyonan dan gerakan, sehingga memberikan pengalaman berharga bagi peserta.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran Aisyiyah dalam masyarakat, khususnya di bidang seni budaya dan kesehatan. Sinergi antarlembaga seperti ini menjadi langkah strategis untuk membangun keluarga sehat dan harmonis di Kabupaten Gresik.

Authors