Pelatihan Wali Kelas Spemdalas Tekankan Detil Perhatian terhadap Kondisi Siswa

Reporteer: Dheni Iga Pratiwi

Berita Sekolah32 Dilihat
banner 468x60

GIRIMU.COM — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik menggelar Pelatihan Wali Kelas yang berlangsung penuh semangat di CAC1 (Coding and AI Center), Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kelas sebagai Rumah Kedua Anak untuk Menggali Potensi” dan menghadirkan pemateri inspiratif, Afif Hidayatullah, SE, SPd, MAk, trainer dan motivator pendidikan.

Acara dibuka oleh MC Sumiah, SPd dengan suasana hangat dan penuh antusias. Selanjutnya, sambutan sekaligus penguatan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ichwan Arif, SS, MHum. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran wali kelas sebagai sosok yang tidak hanya mendampingi secara akademik, tetapi juga memahami kondisi emosional, serta perkembangan karakter siswa.

Memasuki sesi inti, Afif Hidayatullah menyampaikan materi yang relevan dengan keseharian wali kelas. Ia menegaskan, bahwa kelas harus menjadi “rumah kedua” bagi siswa, tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya potensi. Di sela penyampaian materi, kegiatan diselingi icebreaking yang membuat para wali kelas tetap fokus dan bersemangat.

Sebanyak 27 wali kelas mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Pada sesi curhat dan diskusi, banyak peserta merasa mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman, bahkan tak jarang terbawa suasana saat mengingat momen bersama siswa. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan sangat dekat dengan realitas yang mereka hadapi setiap hari.

Dalam materinya, Afif juga menjelaskan, bahwa setiap anak memiliki karakter yang berbeda.

“Ketika anak bermasalah itu dimarahi di depan banyak orang, kadang-kadang anak itu malah sakit hati,” ujarnya.

Ia katakan, tujuan utama dari setiap pendidikan adalah meraih kesuksesan bersama. “Sukses sendiri itu biasa, tapi sukses bersama itu luar biasa,” tandasnya.

Sebelum penutupan, perwakilan wali kelas dari IX Egypt, Endang Suprapti, SPd, menyampaikan pesan dan kesan. “Teman-teman wali kelas hebat, sebagai wali kelas mari kita laksanakan tugas kita sebaik mungkin. Kita perhatikan anak didik kita sampai hal-hal kecil. Kita perhatikan anak-anak didik kita semata kita niatkan karena beribadah pada Allah, insya Allah akan memudahkan urusan kita dan keluarga kita. Semua akan kembali pada diri kita,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi refleksi oleh para peserta, dilanjutkan penguatan kembali oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Melalui pelatihan ini, peran wali kelas diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang humanis dan bermakna, karena sejatinya wali kelas adalah orang tua kedua bagi siswa di sekolah. (*)

 

Editor