Peringatan Isra’ Mi’raj di Spemdalas, Kepala Sekolah Ajak Siswa Meneladani Perjalanan Spiritual Rasulullah

banner 468x60

GIRIMU.COM — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di Masjid Taqwa Spemdalas, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru Spemdalas.

Dalam sambutannya, Kepala Spemdalas, Ustadz Yugo Triawanto, MSi menyampaikan, bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan luar biasa Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai spiritual dan keteladanan.

“Rasulullah melakukan travelling, tetapi travelling yang Beliau lakukan adalah perjalanan yang mendekatkan diri kepada Allah dan semakin mengingat Allah. Berbeda dengan travelling atau healing yang sering kita lakukan,” ujar Ustadz Yugo Triawanto.

Karena itu, ia mengajak seluruh siswa untuk menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai sumber inspirasi agar setiap aktivitas kehidupan, termasuk perjalanan dan kegiatan sehari-hari, selalu bernilai ibadah.

“Semua healing dan travelling kita hari ini, harapannya bisa terinspirasi dari Rasulullah, yaitu travelling yang mendekatkan diri kepada Allah,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Yugo juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai nikmat dari Allah SWT.

“Sehat itu jauh lebih nikmat daripada sakit. Dalam kondisi sehat, kita harus selalu dekat kepada Allah. Sesuatu yang terbaik dalam hidup ini adalah sesuatu yang selalu mengingatkan kita kepada Allah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ustadz Yugo menyampaikan kisah yang dilihat Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra’ Mi’raj sebagai pengingat bagi seluruh siswa agar menjauhi perbuatan tercela.

“Rasulullah pernah melihat orang yang memakan daging busuk. Nabi lalu bertanya kepada Malaikat Jibril, yang kemudian dijelaskan, bahwa itu adalah orang yang suka menggunjing saudaranya. Ada pula orang yang disiksa dengan besi panas karena perbuatan zina,” jelasnya.

Ia pun memberikan pesan khusus kepada siswa Spemdalas agar menjaga diri dan memegang teguh nilai-nilai yang telah diajarkan di sekolah.

“Anak-anakku di Spemdalas, jangan sampai apa yang sudah kalian dapatkan di sini, seperti larangan pacaran, justru ditinggalkan ketika nanti di jenjang berikutnya. Jangan mendekati hal-hal seperti itu,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Kepala Spemdalas berharap seluruh warga sekolah senantiasa diberikan kesadaran untuk meningkatkan ibadah dan semangat menuntut ilmu.

“Semoga kita selalu diberikan kesadaran untuk salat di masjid, membaca Al-Quran, serta memiliki kesadaran dalam menerima dan mengamalkan ilmu,” pungkasnya. (*)

Kontributor: Risma Oktavia

Author