Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan

Reporter: Mardiyana Zulifah

Kabar1 Dilihat

Girimu.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Perguruan Muhammadiyah Cerme, Jumat (20/3/2026) pagi, saat ratusan jamaah mengikuti salat Id yang dimulai pukul 06.00 WIB. Dalam khutbahnya, Ustadz Ahmad Zimam, Lc. menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kesucian diri dan mempererat hubungan antar sesama setelah menjalani ibadah Ramadan.

Bertindak sebagai imam Ustadz Khatibul Umam, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zimam, Lc. asal Gresik. Dalam penyampaiannya, khatib menekankan bahwa perbedaan dalam penentuan hari raya merupakan hal yang wajar selama masih dalam batas toleransi. Mengutip pandangan Gus Baha, perbedaan hingga tiga hari masih dapat diterima, sehingga umat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan saling menghormati.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Ramadan menjadi momentum kembali ke fitrah. Setiap muslim yang berpuasa dengan iman dan mengharap rida Allah akan diampuni dosa-dosanya, sehingga kembali suci seperti bayi yang baru lahir.

Khatib juga menyoroti pentingnya menyelesaikan urusan antarmanusia melalui saling memaafkan. Ia mengingatkan bahwa persoalan yang tidak tuntas di dunia dapat menjadi beban di akhirat, bahkan berpotensi mengurangi pahala amal kebaikan seseorang.
Dalam khutbah tersebut, jamaah juga diajak untuk menjaga tiga amalan utama yang dicintai Allah, yakni salat tepat waktu, berbakti kepada orang tua, dan berjihad di jalan Allah.

Menurutnya, ketiga amalan ini menjadi kunci menjaga kualitas keimanan setelah Ramadan.
Lebih lanjut, gema takbir yang berkumandang disebut sebagai wujud hidayah Allah yang harus disambut dengan rasa syukur dan ketakwaan, sebagaimana tercermin dalam QS Ali Imran ayat 123. Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak doa, terutama bagi yang telah berusia di atas 40 tahun, agar senantiasa menjadi pribadi yang bersyukur dan rendah hati.

“Jangan sampai ketika kita meninggal kelak, kita masih menyisakan masalah yang belum tuntas dengan sesama manusia,” pesan Ustadz Ahmad Zimam.

Editor