Girimu.com — Suasana hangat terlihat di SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD MURI) Gresik pada Kamis (5/3/2026), saat perwakilan pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik menyerahkan kantong-kantong berisi pakaian bekas layak pakai. Donasi tersebut merupakan hasil program penggalangan bertajuk “Preloved for Love” yang dilakukan siswa Spemdalas sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Penggalangan donasi dilakukan selama lebih dari sepekan, mulai 23 Februari hingga 3 Maret 2026, dengan melibatkan siswa dan wali siswa Spemdalas. Pakaian yang terkumpul kemudian diserahkan untuk mendukung rangkaian kegiatan Ramadan di SD MURI.
Pembina IPM Spemdalas, Octaria Wahyuningtyas, SPd, menjelaskan, bahwa kegiatan ini berangkat dari semangat berbagi sekaligus kesadaran bahwa banyak pakaian yang masih layak pakai namun tidak lagi digunakan.
“Kami ingin mengajak siswa dan wali siswa memanfaatkan barang yang masih layak guna membantu orang lain sekaligus menumbuhkan budaya berbagi di lingkungan sekolah,” ujar Octaria, Sabtu (7/3/2026).
Program pengumpulan preloved clothing ini sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2025 sebagai bagian dari pembinaan kader IPM. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga mengimplementasikan nilai kepedulian sosial, empati, dan semangat berbagi.
Ketua IPM Spemdalas periode 2025/2026, Arya Bima Arrasyid (9F), mengatakan, ide kegiatan ini muncul karena Ramadan menjadi momen yang tepat untuk berbagi.
“Awalnya kami berpikir bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi. Dari situ muncul ide penggalangan baju bekas layak pakai yang kami beri nama Preloved for Love,” ungkapnya.
Para pengurus IPM bertugas melakukan pendataan dan menyebarkan informasi kepada siswa Spemdalas. Sementara pihak sekolah membantu menghubungkan dengan sekolah penerima donasi. Respons siswa pun sangat positif.
“Antusias sekali, karena banyak dari mereka yang sudah tidak memakai baju lama yang masih bagus. Jadi mereka bisa mengosongkan lemari tanpa harus membuang pakaian yang masih layak,” kata Arya.
Ia juga mengaku tersentuh dengan berbagai alasan yang disampaikan teman-temannya saat menyumbangkan pakaian. Ada yang berharap, kalau bajunya dipakai anak lain, bisa jadi seganteng atau secantik dia waktu kecil.
“Di setiap barang itu ada doa kami agar sesuatu yang tidak lagi kami gunakan bisa bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Kebomas, Riza Agustina Wahyu Setiawati, SPd, MPdI, menyampaikan apresiasi atas kepedulian siswa Spemdalas.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari IPM Spemdalas. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang positif sekaligus mencerminkan nilai-nilai keislaman dalam menumbuhkan semangat berbagi,” tuturnya.
Donasi pakaian tersebut akan dimanfaatkan dalam bazar pakaian layak pakai pada rangkaian kegiatan Ramadan di SD MURI pada Selasa, 10 Maret 2026, dengan harga terjangkau sekitar Rp 2.000 hingga Rp 25.000. Hasil penjualannya akan disalurkan untuk membantu siswa yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi ini, kedua sekolah berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan pelajar Muhammadiyah terus tumbuh dan memberi manfaat lebih luas bagi sesama. (*)
