Puluhan Guru Aisyiyah dari 13 Kabupaten Ikuti Pelatihan Guru Pendamping Khusus untuk Perkuat Pendidikan Inklusi

Reporter: Nurhana

banner 468x60

Girimu.com – Komitmen memperkuat layanan pendidikan inklusif terus diwujudkan Aisyiyah Jawa Timur. Sekitar 80 guru dari berbagai lembaga di bawah Majelis PAUD Dasmen Aisyiyah yang berasal dari 13 kabupaten mengikuti Pelatihan Shadow Teacher atau Guru Pendamping Khusus (GPK) di Aisyiyah Training Center (ATC), Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu–Minggu (4–5/7/2026).

Peserta berasal dari Kabupaten Gresik, Lamongan, Jember, Jombang, Kediri, Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Blitar, Lumajang, Trenggalek, Nganjuk, dan Ponorogo. Pelatihan ini ditujukan bagi guru pendamping khusus pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, dan menengah di lingkungan Aisyiyah Jawa Timur.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan dari sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pendidikan inklusi, yakni Dra. Rachmi Aida, M.Pd., Sakhiyyatus Sa’diyah, S.Psi., M.Si., Nadhirotul Laily, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, Hanu Resinurjati Pitrosandhi, M.Pd., Dr. Endah Hendarwati, S.E., M.Pd., Dr. Choirun Nisak Aulina, M.Pd., Najihah Dahriyati Candrasari, M.Psi., Psikolog, Dra. Hj. Rukmini Amar, M.AP., serta Dr. Nur Chamimmah Lailis Indriani, M.Si. Materi disampaikan secara bergantian mulai pagi hingga pukul 22.00 WIB.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Hj. Rukmini Amar, M.AP., saat membuka kegiatan pada Sabtu (4/7/2026), menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan bagian dari upaya memuliakan setiap manusia tanpa memandang kondisi yang dimiliki.

“Pertemuan hari ini adalah tugas kita untuk memanusiakan manusia. Kesalahan bukan pada diri anak (Peserta Didik Penyandang Disabilitas). Harapan pertemuan pada hari ini, agar sekolah dapat memberikan pendidikan yang berkualitas sesuai Tarbiyatul Mar’ah Aisyiyah (TMA),” ujarnya.

Dari Kabupaten Gresik, peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari KB Tunas Aisyiyah, TK Aisyiyah 36 Perumahan Pongangan Indah Manyar, TK Aisyiyah 42 GBA Kebomas, KB Aisyiyah 42 GBA Kebomas, serta TK Aisyiyah 48 ABR Kebomas.

Pada penutupan kegiatan, Ketua Pelaksana Pelatihan, Dra. Rachmi Aida, M.Pd., mengajak seluruh peserta untuk terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dalam mendampingi peserta didik penyandang disabilitas di sekolah masing-masing.

“Terus berproses tanpa henti untuk memberikan hak Peserta Didik Penyandang Disabilitas,” pesannya.

Pelatihan ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas guru pendamping khusus dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berpihak pada kebutuhan setiap peserta didik di lingkungan sekolah Aisyiyah.

Editor