Quran Day Smamio Gresik Tumbuhkan Cinta Al-Quran di Kalangan Remaja

Reporter: Fitri Dewi Sundari

Berita Sekolah1085 Dilihat

GIRIMU.COM — Untuk memperkuat karakter spiritual siswa di tengah tantangan era modern, SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik kembali menggelar kegiatan Quran Day pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran sekaligus membangun budaya religius di lingkungan siswa.

Kegiatan Quran Day kali ini dilaksanakan secara berbeda dari biasanya. Tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, kegiatan juga diadakan secara bergilir di rumah para siswa. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih hangat, akrab, serta memperkuat nilai kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di antara para peserta.

Koordinator Tahsin, Tahfidz, dan Tarjim sekaligus Mudir, Aditama, SPdI, MAg menyampaikan, kegiatan Quran Day memiliki makna yang sangat penting di tengah kondisi saat ini, khususnya bagi generasi muda.

“Diadakan Quran Day sebagai momentum mengingatkan kembali pentingnya membaca Al-Quran sebagai landasan kurikulum peradaban, menjadikan pembiasaan untuk saling mengingatkan, saling menyemangati di era banyak yang enggan membaca Al-Quran, khususnya remaja,” tuturnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat membawa dampak signifikan terhadap pola hidup generasi muda. Banyak remaja yang lebih tertarik pada aktivitas digital dibandingkan dengan membaca Al-Quran. Oleh karena itu, Quran Day hadir sebagai solusi untuk membangun kembali kedekatan siswa dengan kitab suci umat Islam tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas, seperti membaca Al-Quran secara bersama-sama, memperbaiki bacaan (tahsin), menghafal ayat (tahfidz), hingga memahami makna ayat (tarjim). Suasana yang tercipta pun penuh dengan semangat kebersamaan, di mana para siswa saling mendukung dan memotivasi satu sama lain.

Aditama juga menambahkan, pelaksanaan Quran Day di rumah siswa memiliki banyak tujuan positif yang ingin dicapai. Selain mempererat hubungan antarsiswa, kegiatan ini juga menjadi sarana dakwah yang efektif dalam “membumikan” Al-Quran.

“Diadakan Quran Day di rumah siswa banyak tujuannya, di antaranya saling menyemangati, menciptakan budaya cinta membaca Al-Quran, menciptakan lingkungan yang senada, silaturahim ke rumah teman, berdakwah ‘membumikan’ Al-Quran, agar semua civitas mencintai Al-Quran,” pungkasnya.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari para siswa. Mereka merasa lebih nyaman dan termotivasi mengikuti Quran Day, karena suasananya yang santai namun tetap penuh makna. Interaksi yang terjalin di luar lingkungan formal sekolah juga membuat mereka lebih dekat satu sama lain.

Tidak hanya siswa, para orang tua juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Dengan dilaksanakannya Quran Day di rumah, mereka dapat secara langsung menyaksikan aktivitas positif anak-anak mereka. Bahkan, tidak sedikit orang tua yang turut merasakan dampak spiritual dari kegiatan tersebut.

Program Quran Day ini juga menjadi bagian dari komitmen Smamio Gresik dalam membentuk generasi Qurani. Sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas siswa.

Ke depan, kegiatan Quran Day diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak siswa. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadakan program serupa. (*)

Editor