GIRIMU.COM – Ramadan Camp 1447 H yang digelar Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Gresik di Masjid KH Ahmad Dahlan menghadirkan sesi khusus bagi para orang tua. Dalam kegiatan bertema “Ikhtiar Membentuk Keluarga Sakinah: Ikhtiar Membentuk Keluarga Surgawi” ini, peserta mendapatkan edukasi tentang pola pengasuhan anak melalui konsep gentle parenting tanpa burnout bersama Ustadz Dikky Shadqomullah.
Sesi tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian Ramadan Camp setelah sebelumnya anak-anak mengikuti kegiatan dongeng edukatif. Kali ini, para orang tua diajak memahami pendekatan pengasuhan yang lebih empatik sekaligus tetap menjaga peran otoritas sebagai pendidik dalam keluarga.
Di hadapan peserta yang memadati area utama Masjid KH Ahmad Dahlan, Ustadz Dikky menjelaskan bahwa mendidik anak tidak cukup hanya dengan memberikan perintah atau aturan, tetapi juga membutuhkan kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
“Seringkali orang tua merasa lelah atau burnout karena berekspektasi terlalu tinggi pada hasil, tanpa menikmati proses kedekatan dengan anak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dalam konsep gentle parenting, orang tua diajak memahami emosi anak tanpa harus kehilangan ketegasan dalam mendidik. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya kelembutan dalam membimbing keluarga, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam sesi tersebut, Ustadz Dikky juga membahas pentingnya menjaga kesehatan mental orang tua agar tidak terjebak dalam kelelahan emosional. Menurutnya, kemampuan mengelola emosi diri menjadi kunci sebelum orang tua mengarahkan emosi anak.
“Orang tua perlu melakukan regulasi diri terlebih dahulu sebelum membantu anak mengelola emosinya,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Cerme, Gresik ini juga membuka ruang diskusi interaktif. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya tentang berbagai tantangan pengasuhan anak di era digital.
Panitia Ramadan Camp berharap sesi ini dapat memberikan bekal bagi para orang tua dalam membangun keluarga yang harmonis. Selain mendapatkan pengetahuan baru, peserta diharapkan mampu menerapkan pola pengasuhan yang lebih bijak dan seimbang antara pendekatan psikologis dan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, PDPM Gresik ingin menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat fondasi keluarga. Harapannya, keluarga sakinah dapat tumbuh dari orang tua yang memiliki pemahaman agama yang baik sekaligus kesehatan mental yang terjaga.






