SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Cetak Mubaligh Cilik

Kontributor: Sonya

banner 468x60

Suasana berbeda terasa di SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik pada Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026. Sekolah ini kembali menegaskan perannya dalam menyiapkan generasi islami melalui Akademi Mubaligh Junior, sebuah program pembinaan dakwah dan kepemimpinan bagi siswa terpilih sejak usia dini.
Selama dua hari, para peserta digembleng dengan materi yang dirancang menyatu antara teori dan praktik. Mulai dari public speaking, tadarus Al-Qur’an, kultum, hingga strategi dakwah untuk teman sebaya. Seluruh sesi dikemas interaktif agar siswa terbiasa menyampaikan pesan keislaman dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Tak hanya melatih keberanian berbicara, program ini juga menekankan pembinaan spiritual. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah sholat tahajud bersama. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai penguatan ruhani sekaligus pembiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Kepala SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik menegaskan bahwa Akademi Mubaligh Junior merupakan bagian dari strategi sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak dan berjiwa pemimpin.
“Melalui Akademi Mubaligh Junior, kami ingin membekali siswa dengan kemampuan berdakwah yang baik, santun, dan relevan dengan dunia anak-anak. Dakwah tidak harus selalu di mimbar besar, tetapi bisa dimulai dari lingkungan terdekat, yakni teman sebaya,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk melatih kepercayaan diri sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan ibadah.
“Kami berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan ini tumbuh menjadi pribadi yang berani menyampaikan kebaikan, memiliki akhlak mulia, serta mampu menjadi agen perubahan positif di sekolah maupun di masyarakat,” tambahnya.
Akademi Mubaligh Junior, kata dia, bukan sekadar pelatihan berbicara di depan umum. Program ini dirancang sebagai integrasi pendidikan karakter, penguatan spiritual, dan pengembangan soft skill siswa. Pembiasaan seperti sholat tahajud bersama dan praktik dakwah diyakini akan meninggalkan pengalaman mendalam bagi peserta.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin sekolah dalam mencetak generasi penerus dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, sejalan dengan visi SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik sebagai sekolah unggul dalam iman, ilmu, dan akhlak.

 

Author