Terik matahari di Wringinanom siang itu, Kamis, 8 Januari 2026, seolah kalah oleh aura syukur yang menyelimuti kompleks SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri). Setelah sekian lama dinanti, sebuah bangunan yang lebih dari sekadar tumpukan bata dan semen resmi berdiri: Musholla At-Taqwa.
Bagi keluarga besar SD Muwri, musholla ini bukan sekadar pelengkap fasilitas sekolah. Ia adalah jantung dari visi besar sekolah dalam membentuk karakter religius. Sebuah “laboratorium agama” tempat nilai-nilai Islam disemai sejak dini lewat praktik nyata, mulai dari shalat berjamaah hingga tadarus Al-Qur’an.
Pembangunan tempat ibadah ini merupakan buah dari kolektivitas dan kedermawanan. Umar Shodiq, Ketua Panitia Pembangunan sekaligus Ketua Dikdasmen dan PNF Wringinanom, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Baginya, tegaknya kubah At-Taqwa adalah bukti nyata kekuatan ukhuwah para donatur dan muhsinin.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muhsinin dan donatur. Tanpa dukungan dan keikhlasan mereka, pembangunan Musholla At-Taqwa tidak akan berjalan dengan lancar,” ujar Umar Shodiq dengan nada rendah penuh syukur. Ia berharap, setiap sujud di tempat ini menjadi aliran pahala jariyah bagi mereka yang telah menyisihkan hartanya.
Peresmian yang diawali dengan shalat Dhuhur berjamaah ini menjadi magnet bagi banyak pihak. Deretan ucapan selamat mengalir mulai dari internal persyarikatan seperti PCM dan PCA Wringinanom, hingga sektor swasta dan komunitas lokal seperti Penyetan Arek Lamongan, Ayu Farm, hingga Arrahmah UEA Charity Jawa Timur. Dukungan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter di SD Muwri adalah tanggung jawab kolektif.
Senada dengan itu, Kepala SD Muwri, Kholiq Idris, menegaskan bahwa operasional musholla akan langsung digenjot untuk menyokong program keagamaan. Ia tak ingin bangunan ini sekadar menjadi monumen fisik yang sunyi.
“Keberadaan musholla ini akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung program-program keagamaan sekolah. Selain tempat shalat, ini akan menjadi pusat pembinaan karakter Islami bagi siswa, guru, dan karyawan,” tutur Kholiq Idris.
Kini, dengan resminya Musholla At-Taqwa, SD Muwri seolah meneguhkan posisinya: bahwa sekolah bukan hanya tempat mengejar angka di atas kertas, tapi juga ruang untuk membasuh jiwa dan memperkokoh akhlak.
SD Muwri Resmikan Musholla At-Taqwa, Sebagai Laboratorium Iman Siswa
Kontributor: Rahmat Syayid Syuhur













