Sediakan 1.000 Kue Plus Teh Hangat, Jumat Ini Masjid Nur Hidayah Kota Baru Driyorejo Gelar Salat Id

Reporter: Elisyah Susanty

Kabar3 Dilihat
banner 468x60

GIRIMU.COM — Masjid Nur Hidayah Kota Baru Driyorejo, Gresik menggelar salat Idulfitri pada Jumat (20/3/2026) dengan suasana yang penuh khidmat dan kebersamaan. Sejak pagi hari, jamaah sudah mulai berdatangan dari berbagai penjuru lingkungan sekitar untuk mengikuti ibadah yang dilaksanakan di halaman masjid yang telah dipersiapkan dengan rapi oleh panitia.

Yang menarik dalam pelaksanaan tahun ini, panitia Masjid Nur Hidayah menyediakan sebanyak 1.000 kue serta teh hangat gratis bagi para jamaah. Sajian tersebut disiapkan sebagai bentuk pelayanan sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Sutikno, Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan, persiapan kegiatan ini telah dilakukan jauh-jauh hari dengan melibatkan berbagai berbagai pihak, mulai dari remaja masjid hingga ibu-ibu jamaah.

“Kami ingin memberikan kenyamanan bagi jamaah, tidak hanya dalam beribadah, tetapi juga dalam menikmati kebersamaan setelah sholat,” ujarnya.

Pelaksanaan salat Id dimulai tepat pukul 06.00 WIB dengan imam dan khatib Ustadz Muhammad Jamalludin, MAg. Ia menyampaikan khutbah bertema pentingnya menjaga hati usai Ramadan dan menekankan, bahwa momen Idulfitri bukanlah garis finish untuk berbuat kebaikan. Jamaah yang memenuhi halaman masjid yang terletak di Jl. Raya Pancawarna 11C AU 18 – 19 Kota Baru Driyorejo ini, nampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai.

Setelah salat, para jamaah tidak langsung pulang. Mereka nampak berkumpul, saling bersalaman, serta menikmati kue dan teh hangat yang telah disediakan panitia. Suasana penuh keakraban terlihat jelas, terutama di antara anak–anak yang antusias mengambil kue yang berada dalam boks berwarna coklat.

Salah satu jamaah terlihat mulai menata kue diatas meja yang dibagi menjadi tiga titik. “Ada 2 meja untuk jamaah laki–laki di bagian depan dan 1 meja panjang untuk jamaah perempuan di bagian belakang. Kami membaginya supaya tidak terjadi antrian panjang disini”, kata Syamsul Huda.

Shofiyah, salah satu jamaah, mengaku senang dengan adanya fasilitas tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan nilai lebih dalam merayakan Hari Raya Idulfitri.

“Bukan hanya ibadah, tapi juga kebersamaan yang terasa sangat hangat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang terus dilestarikan. Selain sebagai sarana ibadah, acara ini juga menjadi momen untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Panitia pun berharap ke depan dapat meningkatkan pelayanan agar semakin banyak jamaah yang merasakan manfaatnya. (*)

 

Editor