Serahkan Gerobak ‘Kedai Kopi Mbak Prisa’, Lazismu Benjeng Dorong Kemandirian Ekonomi Bunda Tangguh

Reporter: Maria Hanim

banner 468x60

Girimu.com — Kantor Layanan (KL) Lazismu Benjeng, Gresik bersama Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Benjeng menyerahkan bantuan sarana usaha berupa satu unit gerobak ‘Kedai Kopi Mbak Prisa’ di sela-sela kegiatan Kajian Ahad Pagi (14/6/2026). Bantuan yang diserahkan langsung oleh Ketua KL Lazismu Benjeng, Anam; didampingi KH Hilmi Aziz, MPdI, Wakil Ketua PDM Gresik ini, ditujukan kepada ibu tangguh penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat kecil di wilayah Benjeng.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KL Lazismu Benjeng, Anam, menegaskan, bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara produktif, bukan sekadar konsumtif.

“Kami berharap bantuan gerobak usaha ini bisa menjadi wasilah atau jalan pembuka bagi Ibu Juariyah untuk mandiri secara ekonomi. Tugas Lazismu tidak hanya memberi, tetapi memastikan mustahik (penerima manfaat) bisa berkembang hingga kelak tumbuh menjadi muzakki (pemberi zakat). Semoga usahanya sukses dan berkah,” ujar Anam.

Rasa haru dan bahagia tidak dapat disembunyikan oleh Juariyah, warga RT 007 RW 004 Dusun Ngepung, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, selaku penerima manfaat bantuan gerobak tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang diberikan oleh Lazismu dan Aisyiyah.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali kepada KL Lazismu Benjeng dan ibu-ibu Aisyiyah. Bantuan gerobak ‘Kedai Kopi Mbak Prisa’ ini sangat berarti bagi kami untuk menyambung dan meningkatkan ekonomi keluarga. Mohon doanya agar usaha ini berkah dan berjalan lancar,” ungkap Bu Ju, sapaan akrabnya, penuh haru.

Program sarana usaha ini merupakan realisasi dari pilar Pemberdayaan UMKM Aisyiyah Tangguh yang berfokus pada penguatan ekonomi keluarga di tingkat akar rumput, khususnya bagi perempuan penggerak ekonomi.

Pemilihan momentum Kajian Ahad Pagi sebagai lokasi penyerahan, untuk memperlihatkan akuntabilitas penyaluran dana secara transparan di hadapan jamaah. Kehadiran perwakilan PDM Gresik juga menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah bil hal, yaitu dakwah nyata melalui aksi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat bawah. (*)

Editor