GIRIMU.COM — Keramaian hari ini, Senin (9/3/2026) di MI Al Islamiyah Kramat (MIALIS) bukanlah hari pelajaran biasa. Hal ini dikarenakan para siswa kelas V dan VI yang tergabung dalam PR IPM Kids MI Al Islamiyah Kramat sedang mempraktikkan cara menjadi amil. Para amil cilik itu pun sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Secara bergantian mereka melakukan kegiatan zakat di MI Al Islamiyah. Mengingat mereka baru kali pertama melakukan, beberapa guru masih nampak aktif melakukan pendampingan. Sebelumnya, kegiatan tersebut dilakukan oleh kakak-kakanya yang kini sudah remaja, pemuda hingga dewasa.
.
Kegiatan di MI Al Islamiyah Kramat ini adalah perwujudan dari program Lazis Muhammadiyah (Lazismu) Gresik yang bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik. Melalui arahan dari Izzuddin, selaku Wakil Ketua Takmir Masjid Jam’iyatul Muttaqin Kramat, serta bantuan dari para guru MI Al Islamiyah Kramat, para siswa MIALIS mencoba melakukan praktik ijab qabul penerimaan zakat, menuliskan data muzakki, mengukur takaran beras, hingga menyalurkan zakat.
Sebelum adanya kegiatan amil cilik di MI Al Islamiyah Kramat ini diadakan, sudah ada kegiatan amil muda yang diadakan oleh takmir masjid Jam’iyatul Muttaqin Kramat. Dalam pelaksanaannya, para remaja mulai dari tingkatan SMP/MTs, SMA/MA/SMK hingga perguruan tinggi yang tergabung dalam organisasi PR IPM Kramat dan PRPM Kramat, dijadikan panitia zakat. Dengan bantuan dan arahan dari takmir masjid, mereka melakukan kegiatan zakat sebagaimana mestinya.
.
Kepala MI Al Islamiyah, Ifrohatun Nafiyah, sangat mengapresiasi kegiatan Amil Cilik ini. Hal itu disampaikan karena para siswa begitu antusias mengikutinya.
“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan Amil Cilik ini. Mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan zakat fitrah sekolah. Program ini juga sangat baik untuk ditanamkan kepada para siswa. Mengingat materi zakat fitrah juga diajarkan di kelas V,” ujarnya.
Salah satu siswa MI Al Islamiyah menuturkan hal serupa. “Jujur, saya senang dengan kegiatan ini. Soalnya saya juga ikut bapak saya yang dulunya seorang amil zakat. Jadi saya sedikit paham tentang zakat fitrah,” tutur Ristik Hilyah Nafisah, yang orang tuanya pernah menjadi amil zakat di masjid Jam’iyatul Muttaqin Kramat.
.
Dari kegiatan praktik Zakat Fitrah MI Al Islamiyah Kramat, terkumpul beras sebanyak 50 Kg dari 20 siswa yang membayar zakat. Adapun dalam pembagiannya, 75% untuk penyaluran mustahik sekitar MI Al Islamiyah Kramat dan 25% lainnya diberikan kepada Lazismu untuk mendukung program penyaluran “Peduli Guru se-Kabupaten Gresik”. (*)
.
