Siswa SD Muwri Ikuti Gladi Kotor Jelang Uji Publik dan Wisuda Tahfidz-Tartil Metode Ummi

Berita Sekolah16 Dilihat
banner 468x60

GIRIMU.COM — Sebanyak 54 siswa SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik melaksanakan gladi kotor sebagai persiapan menjelang uji publik dan wisuda tahfidz serta tartil Al-Quran metode Ummi. Kegiatan gladi kotor tersebut dilaksanakan di halaman sekolah, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan khidmat pada hari pelaksanaan wisuda nantinya. Gladi kotor diikuti oleh seluruh siswa yang telah dinyatakan lulus munaqasah (ujian) tahfidz maupun tartil sesuai dengan kategori masing-masing. Para siswa nampak antusias dan serius mengikuti setiap arahan dari guru pendamping. Sejak pagi hari, halaman sekolah telah dipersiapkan sebagai lokasi simulasi prosesi uji publik dan wisuda, mulai dari area barisan peserta hingga panggung utama.

Beberapa guru pendamping terlibat langsung dalam melatih para siswa. Mereka membimbing anak-anak, mulai dari tata cara baris-berbaris, sikap saat berdiri, cara berjalan yang rapi dan tertib menuju panggung, hingga posisi duduk dan sikap saat mengikuti rangkaian acara. Latihan ini dilakukan secara berulang agar siswa benar-benar memahami alur kegiatan dan merasa percaya diri ketika tampil di hadapan orang tua serta tamu undangan. Adapun uji publik dan wisuda tersebut akan dilaksanakan pada Ahad ( 21/12/2025).

Selain melatih teknis prosesi, guru pendamping juga memberikan penguatan mental kepada para siswa. Anak-anak diingatkan untuk tetap tenang, fokus, dan membaca Al-Quran dengan tartil serta menjawab pertanyaan sambung ayat bagi peserta tahfidz dengan penuh adab saat mengikuti uji publik. Suasana latihan berlangsung kondusif namun tetap penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan antara siswa dan para guru.

Indarti, SPd, Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan, bahwa kegiatan gladi kotor ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan sebelum uji publik dan wisuda tahfidz-tartil. Menurutnya, secara konsep kegiatan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, terdapat perbedaan dari segi jumlah peserta.

“Peserta tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga diperlukan persiapan yang lebih matang, terutama dalam pengaturan teknis dan koordinasi panitia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Indarti menjelaskan, bahwa seluruh siswa yang mengikuti gladi kotor ini sebelumnya telah melalui proses munaqasah sebagai syarat kelulusan. Munaqasah tersebut meliputi ujian tartil maupun tahfidz sesuai dengan jenjang dan kemampuan masing-masing siswa. Dengan kelulusan ini, para siswa dinilai telah memenuhi standar bacaan Al-Quran metode Ummi yang diterapkan di SD Muwri.

Ia juga berharap, melalui gladi kotor ini, seluruh panitia dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan lebih baik. Tanggung jawab itu, mulai dari tim pengatur acara, pendamping siswa, hingga tim teknis diharapkan dapat bekerja secara maksimal dan saling berkoordinasi.

“Semoga pada hari H nanti kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan yang direncanakan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Indarti juga menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh siswa diberikan kelancaran saat mengikuti uji publik. “Semoga anak-anak diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberanian dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka, sehingga wisuda tahfidz dan tartil ini benar-benar menjadi momen yang membanggakan bagi siswa, orang tua, dan sekolah,” tuturnya.

Kegiatan uji publik dan wisuda tahfidz-tartil metode Ummi sendiri merupakan salah satu program unggulan SD Muwri dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini. Melalui program ini, sekolah berharap dapat mencetak generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Quran dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan persiapan yang matang melalui gladi kotor ini, SD Muwri optimistis pelaksanaan uji publik dan wisuda tahfidz-tartil tahun ini akan berjalan sukses dan penuh keberkahan. (*)

Kontributor: Rahmat Syayid Syuhur

Author