SMAMIO Rajut Harapan Bareng Orang Tua: Kecerdasan Buatan Masuk Kelas, Karakter Kian Terasah

Reporter : Yanita Intan Sariani

Berita Sekolah31 Dilihat
banner 468x60

Ratusan pasang mata orang tua menyemut di Cordoba Convention Hall SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) pada Sabtu pagi, 4 Juli 2026. Bukan sekadar hadir sebagai penonton, mereka diundang untuk merajut sinergi, menyamakan frekuensi, demi peta jalan pendidikan anak-anak mereka di tahun ajaran baru 2026/2027. Sebuah pemandangan langka yang menunjukkan sekolah tak lagi berjalan sendiri.

Wakil Kepala Sekolah, Sa’roni, membuka acara dengan nada optimis. Ia mewakili Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan besar para orang tua. “InsyaAllah, pilihan ini adalah langkah yang tepat. Kami berkomitmen mengawal minat, bakat, serta karakter islami anak-anak,” ujarnya, menjamin bahwa Smamio akan menjadi kawah candradimuka yang tepat.

Sesi inti kemudian diambil alih Anis Shofatun, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Ia membentangkan benang merah kurikulum yang akan membentuk masa depan siswa. Keberhasilan, menurutnya, adalah buah sinergi lima pilar holistik: mulai dari gairah belajar siswa, hingga komunikasi dua arah yang tak putus antara rumah dan sekolah. Ini adalah fondasi kuat yang siap menopang setiap langkah progresif.

Smamio, yang telah menyandang status sekolah rujukan nasional dan bertengger di jajaran Top 3 UTBK se-Kabupaten Gresik, tak berhenti berinovasi. Tahun ini, ruang-ruang kelas akan semakin akrab dengan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan integrasi kecerdasan artifisial (AI). Namun, penguatan karakter tak sedikit pun surut, dibuktikan dengan program Tahfidz Camp dan Spiritual Journey. Melalui forum interaktif ini, sebuah janji bersama telah terucap: bergerak serentak, menghantarkan generasi unggul menuju gerbang kesuksesan sejati.

Editor

Berita Yang lain