Studi Tiru SMA Islam Insan Cendekia ke SMAMIO Bahas Inovasi Pendidikan

Reporter: Fitri Dewi Sundari

Berita Sekolah1329 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com – SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (SMAMIO) menerima kunjungan studi tiru dari SMA Islam Insan Cendekia Baitul ‘Izzah Nganjuk pada Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengelolaan sekolah, pengembangan budaya riset, serta pembinaan organisasi siswa.

Kunjungan ini diikuti jajaran Direktorat Pendidikan YPI Baitul ‘Izzah, kepala sekolah, guru pendamping, dan pengurus OSIS untuk mempelajari berbagai strategi pengembangan pendidikan di SMAMIO.

Keluarga besar SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik menyambut hangat rombongan SMA Islam Insan Cendekia Baitul ‘Izzah Nganjuk dalam agenda studi tiru pendidikan. Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antarlembaga sekaligus membuka peluang kerja sama berkelanjutan.

Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan SMA Islam Insan Cendekia Baitul ‘Izzah yang memilih SMAMIO sebagai tujuan pembelajaran.

“Kami merasa terhormat dapat berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan. Semoga kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Ulyatun.

Ia menambahkan, kemajuan pendidikan dapat diwujudkan melalui budaya berbagi, belajar bersama, serta keterbukaan antarinstansi pendidikan.

“Harapannya, kunjungan ini tidak berhenti sebagai kegiatan formal, tetapi menjadi langkah awal kerja sama yang terus berkembang antara kedua sekolah,” katanya.

Sementara itu, Direktorat Pendidikan YPI Baitul ‘Izzah, Dra. Saidah Mardina, M.Pd.I., mengungkapkan kunjungan tersebut dilakukan untuk menggali berbagai inovasi yang telah diterapkan SMAMIO.

“Kami datang dengan semangat belajar. Banyak hal yang ingin kami dalami, terutama pengelolaan kesiswaan, pengembangan sekolah berbasis riset, dan pembinaan kepemimpinan siswa melalui organisasi,” tutur Saidah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh paparan mengenai pengelolaan bidang kesiswaan, implementasi kurikulum, pengembangan budaya riset, hingga pembinaan organisasi siswa.

Diskusi antara kedua sekolah berlangsung interaktif. Para peserta saling bertukar pengalaman mengenai strategi menciptakan lingkungan pendidikan yang aktif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.

Salah satu pengurus OSIS SMA Islam Insan Cendekia Baitul ‘Izzah, Alif Maulana Firdausi, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru selama mengikuti kegiatan.

“Saya melihat siswa IPM di SMA Muhammadiyah 10 GKB sangat aktif dan seru. Kami mendapat banyak ilmu, terutama tentang upaya organisasi siswa agar bisa hadir dan berkontribusi di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Ia berharap sekolah-sekolah yang sedang berkembang dapat terus meningkatkan kualitas dan semangat belajar.

Rangkaian studi tiru ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen kedua lembaga untuk terus bersinergi dalam memajukan dunia pendidikan.

 

Editor