Girimu.com — Penampilan memukau ditunjukkan siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 38 Driyorejo dalam sebuah kegiatan pentas seni dan unjuk bakat yang digelar meriah di hall Notredam, Wisata Bukit Mas Surabaya. Sebanyak 85 pendekar cilik Tapak Suci tampil penuh percaya diri dan berhasil mencuri perhatian para tamu undangan, wali murid, serta peserta yang hadir, Kamis (21/5/2026).
Dengan mengenakan seragam khas Tapak Suci berwarna merah dan kuning, 6 siswa yang bertugas sebagai pemandu bersiap di barisan tengah. Para siswa tampil kompak sejak awal memasuki arena pertunjukan. Sebanyak 79 Siswa lainnya mengenakan seragam olah raga khas sekolah ABA dilengkapi dengan atribut hiasan kepala dan ikat pinggang berwarna warni yang senada.
Gerakan demi gerakan yang diperagakan terlihat rapi, enerjik, dan penuh semangat. Tepuk tangan penonton pun berkali-kali terdengar mengiringi aksi para siswa yang tampil berani di sesi pertama dihadapan tamu undangan.
Penampilan 85 siswa yang seluruhnya berasal dari kelas TK B tersebut menjadi salah satu penampilan paling menarik dalam rangkaian acara. Tidak hanya menunjukkan kemampuan bela diri, para siswa juga menampilkan kekompakan, kedisiplinan, serta keberanian yang telah dilatih sejak dini.
”Mereka sangat antusias dan banyak siswa yang punya bakat dibela diri, namun karena masih baru sebagai pemula maka masih perlu diasah lebih dalam lagi,” ucap Eka Luthfi Rahmawati, SPd, Pelatih Tapak Suci di KB – TK ABA 38 Driyorejo.
Selain melatih, Eka Luthfi juga mendampingi siswa saat tampil di atas panggung. Ia ikut memastikan siswa dapat tampil maksimal dengan formasi yang sudah disusun.
“Karena jumlahnya banyak dan ini adalah penampilan terbanyak Tapak Suci dengan 85 siswa, maka ada yang di atas panggung dan ada yang di bawah panggung. Butuh ekstra tenaga untuk mengatur, tapi ini momen seru,” imbuhnya.
Mengaku dag dig dug saat penampilan anak anak, Ardhya Yurike Prastika, SSos, Wali Kelas TK B1 mengaku puas melihat tampilan Tapak Suci anak didiknya. “Mengharukan, karena saat latihan terlihat tidak terlalu fokus, tapi saat penampilan bagus,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Azizah Syafiqoh Az-Zahra, Amd, Li, Ketua Panitia acara menyampaikan rasa bangga atas semangat dan kerja keras para siswa yang sudah selama satu bulan untuk latihan. Menurutnya, kegiatan Tapak Suci bukan sekadar latihan fisik, tapi juga menjadi sarana membangun karakter anak sejak usia dini.
“Anak-anak dilatih untuk disiplin, percaya diri, berani tampil, dan mampu bekerja sama dengan teman-temannya. Kami sangat bangga karena mereka bisa tampil maksimal dan menghibur semua yang hadir,” ujarnya.
Tak hanya unjuk bakat bela diri Tapak Suci, mereka akan tampil kedua kalinya untuk membawakan lagu bersama tim paduan suara.. Meski masih berusia dini, para siswa mampu mengikuti arahan dengan baik hingga akhirnya dapat tampil kompak di atas panggung.
Para wali murid juga terlihat antusias menyaksikan penampilan putra-putri mereka. Banyak di antara mereka mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam. Tidak sedikit pula yang merasa terharu melihat keberanian anak-anak tampil percaya diri di depan umum.
Ainin Nurul Hayati, wali murid dari Arjuna Suryatama dari kelas TK B6 Ummu Salamah mengaku bangga, karena anaknya kini lebih mandiri dan berani sejak mengikuti kegiatan Tapak Suci di sekolah. Ia berharap kegiatan positif seperti ini terus dikembangkan agar anak-anak memiliki wadah untuk menyalurkan bakat dan potensi mereka.
Melalui penampilan 85 pendekar cilik Tapak Suci tersebut, TK Aisyiyah 38 Driyorejo kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga penguatan karakter, mental, dan keterampilan siswa sejak usia dini. (*)
