Training Camp Futsal SMAMDELA Bangun Kekompakan Pemain

Reporter: liset ayuni

Berita Sekolah, Kabar3970 Dilihat
banner 468x60

Training Camp Futsal SMAMDELA 2026 di Villa Undin, Kota Batu, menjadi ruang tempaan baru bagi 24 siswa SMA Muhammadiyah 8 Cerme. Selama tiga hari, 14–16 Mei 2026, mereka tidak hanya berlatih fisik, tetapi juga belajar disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan sebagai sebuah tim.

Kegiatan ini menjadi training camp perdana bagi tim futsal SMA Muhammadiyah 8 Cerme. Berbeda dari latihan rutin di sekolah, suasana pegunungan Kota Batu memberi pengalaman baru bagi para peserta. Mereka berlatih jauh dari rasa jenuh, sekaligus membangun kedekatan di luar lapangan.

Sejak berangkat pada Kamis pagi, perjalanan menuju Kota Batu sudah dipenuhi canda dan obrolan hangat. Lagu-lagu diputar bergantian sepanjang perjalanan. Sesekali, tawa pecah karena candaan sederhana antarteman.

Setibanya di Villa Undin, peserta langsung mengikuti sejumlah kegiatan. Mereka menjalani latihan kedisiplinan, game kekompakan, latihan daya tahan fisik, serta materi tentang tanggung jawab dan kerja sama tim.

Dalam beberapa sesi permainan, peserta ditantang menyelesaikan tugas secara bersama-sama. Bukan sebagai individu, melainkan sebagai tim. Dari proses itu, mereka belajar bahwa futsal tidak hanya soal mencetak gol, tetapi juga tentang saling percaya dan saling menguatkan.

“Yang paling berkesan karena kita bisa latihan di luar sekolah, jadi suasananya beda dan tidak membosankan. Kita juga jadi lebih dekat satu sama lain,” ujar Dimas Afriza, salah satu peserta training camp.

Malam hari menjadi salah satu momen yang paling membekas. Di tengah dinginnya udara Batu, peserta berkumpul dalam pentas kelompok dan api unggun sederhana. Ada yang bernyanyi, bercanda, dan ada pula yang duduk menikmati suasana sambil mendengarkan cerita teman-temannya.

Cahaya api unggun malam itu menjadi simbol kehangatan yang tumbuh di antara anggota tim futsal SMAMDELA.

Selain latihan, peserta juga diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Kota Batu, seperti Coban Lanang, Paralayang, dan Alun-Alun Batu. Di kawasan Paralayang, mereka menikmati hamparan lampu kota dari ketinggian. Sementara di Alun-Alun Batu, kebersamaan hadir lewat obrolan santai dan langkah kaki yang berjalan tanpa tergesa-gesa.

Kegiatan ini didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rizal Azdka, Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Luman Arif, Ricky Maulana, serta guru olahraga A. Romadoni W. Adisrivani.

Bagi tim futsal SMAMDELA, training camp perdana ini bukan sekadar agenda perjalanan tiga hari. Kegiatan ini menjadi titik awal pembentukan tim melalui latihan, kebersamaan, dan pengalaman hidup bersama.

Dari Kota Batu, para peserta membawa pulang lebih dari rasa lelah setelah latihan. Mereka juga membawa cerita tentang kebersamaan yang akan terus dikenang dalam perjalanan tim futsal SMAMDELA ke depan.

Editor