Ujian Prakarya Berbuah Panen, Siswa Matsamuluh Mojopetung Petik Kunyit hingga Pepaya

Reporter: Intan Dina Fitri

Berita Sekolah692 Dilihat
banner 468x60

Girimu.com Suasana berbeda terlihat di MTs Muhammadiyah 10 Mojopetung (Matsamuluh), Senin (4/5/2026). Siswa kelas IX tampak antusias mengikuti panen hasil tanaman di area Greenhouse Matsamuluh sebagai bagian dari ujian praktik mata pelajaran Prakarya.

Berbagai hasil bumi dipanen dalam kegiatan tersebut, mulai dari kunyit, buah pepaya, hingga kedondong. Para siswa terlihat terlibat langsung mencabut rimpang kunyit dan memetik buah yang telah matang dari lahan sekolah.

Guru Prakarya, Kusno, menjelaskan bahwa hasil panen tersebut merupakan buah dari proses penanaman dan perawatan yang dilakukan siswa selama satu tahun terakhir.

“Panen ini bagian dari ujian praktik. Untuk kunyit, hasilnya sekitar 10 kilogram dengan kualitas yang cukup baik,” ujarnya di sela kegiatan.

Menurutnya, pembelajaran tidak berhenti pada proses bercocok tanam saja. Siswa juga dikenalkan pada aspek kewirausahaan melalui penjualan hasil panen ke pedagang lokal.

“Hasil panen kami jual ke pedagang jamu dan pedagang bumbu dapur di pasar sekitar. Siswa jadi memahami bahwa hasil budidaya memiliki nilai ekonomi,” tambahnya.

Program Green Matsamuluh sendiri dirancang sebagai laboratorium alam yang memungkinkan siswa belajar secara langsung tentang pertanian, kemandirian pangan, hingga penguatan jiwa entrepreneur sejak dini.

Kegiatan praktik seperti ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu melihat proses produksi hingga distribusi hasil pertanian secara nyata.

Melalui program tersebut, sekolah berharap siswa memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat sekaligus mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan potensi ekonomi lokal.

Editor