Girimu.com– Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik, Muhammad In’am, menjadi penceramah dalam kajian jelang berbuka puasa yang digelar di Masjid At Taqwa Giri Muhammadiyah Kebomas, Kamis (12/3/2026).
Dalam kajian bertajuk “Berburu Tiket Menuju Surga”, In’am mengingatkan jamaah agar tidak merasa diri paling suci di hadapan Allah. Ia mengutip firman Allah dalam Surah An-Najm ayat 32 yang bermakna agar manusia tidak menganggap dirinya suci karena Allah lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertakwa.
“Surah An-Najm ayat 32 mengingatkan kita agar tidak merasa diri suci dan seolah tidak memiliki dosa,” ujarnya di hadapan jamaah.
Menurutnya, manusia sering kali tergelincir dalam ucapan. Lisan yang tidak dijaga dapat dengan mudah mengucapkan kata-kata kotor, mencela orang lain, hingga membicarakan keburukan orang lain yang tidak disukai untuk disebarkan.
Ia juga mengingatkan bahwa terkadang lisan bisa mengucapkan kata-kata yang mengandung unsur kesyirikan dan kekufuran tanpa disadari.
Karena itu, setiap muslim perlu senantiasa mengoreksi diri dalam setiap tingkah laku, terutama dalam menjaga lisannya.
“Baik buruknya seseorang sangat bergantung pada lisan dan perilakunya,” jelasnya.
Ia juga mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menyebutkan bahwa seorang muslim adalah orang yang membuat muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya.
Dalam kajian tersebut, In’am menjelaskan bahwa setiap hamba Allah dapat meraih “tiket menuju surga” dengan syarat utama menjalankan ketaatan kepada Allah serta menjauhi perbuatan syirik.
“Tiket masuk surga itu gratis dari Allah SWT, tetapi harus diraih dengan istiqamah menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, surga merupakan tempat yang kekal penuh kenikmatan yang dijanjikan bagi hamba yang beriman dan beramal saleh. Tiket masuknya adalah rahmat Allah.
Hal itu juga ditegaskan dalam firman Allah dalam Surah Az-Zukhruf ayat 72 yang menyebutkan bahwa surga diwariskan kepada manusia karena amal yang mereka kerjakan.
Dalam kesempatan tersebut, In’am menyebutkan lima amalan utama yang dapat menjadi jalan meraih surga, yaitu menjaga salat fardu, menjalankan puasa Ramadan, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta melakukan amar makruf nahi munkar.
Ia juga mengingatkan bahwa amalan kecil pun dapat menjadi jalan menuju surga.
“Dari hal-hal kecil kita bisa mendapatkan tiket menuju surga, seperti sedekah dengan ucapan tasbih dan tahmid, senyuman kepada sesama, tidak melakukan sesuatu tanpa dasar ilmu, hingga menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Ustaz In’am: Jangan Merasa Paling Suci di Hadapan Allah
Reporter: Mahfudz Efendi
