GIRIMU.COM — Terinspirasi oleh warisan ajaran Pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, tentang teologi Al-Maun, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik kembali menyelenggarakan agenda santunan bagi anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini berlangsung khidmat pada Minggu (15/3/2026) bertempat di Masjid Nurul Jannah Muhammadiyah Jogodalu.
Dalam acara tersebut, panitia menyalurkan sebanyak 130 paket parsel dan uang santunan kepada anak yatim dan dhuafa di wilayah Desa Jogodalu. Usai prosesi pembagian santunan, rangkaian acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh warga Ranting Muhammadiyah Jogodalu serta jamaah di sekitar masjid.
Kegiatan sosial ini bukanlah hal baru bagi masyarakat setempat. PRM Jogodalu telah konsisten menjalankan program rutin setiap tanggal 25 Ramadan ini sejak 2017. Konsistensi ini menjadi bukti nyata komitmen organisasi dalam menjaga kepedulian sosial di tingkat akar rumput.
Salah satu sesepuh Ranting Muhammadiyah Jogodalu, KH Nur Hisyam, dalam kajiannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud konkret dari penerapan Surah Al-Maun.
“Al-Quran memerintahkan kepada kita untuk peduli terhadap anak yatim dan orang miskin. Saat ini, banyak orang berlimpah harta, namun sedikit yang tergerak untuk menyisihkannya bagi sesama,” ujarnya.
Lebih lanjut, KH Nur Hisyam menekankan pentingnya iman dalam bederma. Menurutnya, seseorang yang memiliki iman yang kuat tidak akan merasa keberatan atau perhitungan dalam menginfakkan hartanya di jalan kebaikan, karena yakin, bahwa Allah SWT akan menggantinya dengan keberkahan yang berlipat ganda.
Melalui kegiatan rutin ini, PRM Jogodalu berharap program santunan dapat terus terlaksana setiap tahun. Selain sebagai bentuk ibadah, agenda ini diharapkan dapat memperkuat syiar gerakan Muhammadiyah dan menebar kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat perdesaan. (*)
